REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Ratusan mahasiswa mengenakan pakaian khas daerah dari seluruh Indonesia hadir memeriahkan acara Festival Kharisma Nusantara (FKN) di Gedung General Building Lecture Theater, Banjarmasin, Selasa (19/12/23).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara pelepasan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tahap ketiga.
Koordinator MBKM ULM sekaligus Lektor, Prof. Dr. Suratno menyampaikan, pelepasan PMM ketiga itu sebanyak 128 mahasiswa dari 69 perguruan tinggi pengirim.
Karena sudah cukup patuh dalam mengikuti kuliah selama 1 semester di ULM, maka mahasiswa PMM dilepaskan untuk kembali ke kampusnya masing-masing.
Dengan begitu, menurutnya secara tidak langsung promosi tidak lagi menggunakan via reklame atau media lainnya, tetapi dengan mereka yang menyaksikan langsung.
Harapannya apa yang disaksikan sedemikian rupa itu akan diceritakan ke teman-temannya. Sehingga menjadi insfek pengembangan ULM kedepannya.
“Kedepannya nanti ULM akan mendapatkan tamu yang lebih banyak, karena mereka secara tidak langsung sebagai corong reklamenya, sekaligus sebagai promosi yang menyampaikan bagaimana kondisi sebenarnya belajar di ULM,” papanya.
Dr. Suratno menjelaskan, pelayanan yang diberikan kepada mahasiswa PMM berbagai macam, mulai dari segi pendaftaran mata kuliah, pelayanan, dan modul nusantara, serta yang paling penting adalah transportasi.
“Kedepan akan kita tingkatkan kembali untuk pelayanan maupun fasilitasnya, terutama untuk jumlah peserta,” tuturnya.
“Kita mau menambah kuota nya tapi terbatas, kita boleh menerima kalau penginapannya ada, kalau nggak ada kan kasian mereka,” sambungnya.
Baginya, jika mahasiswa PMM ngekost diluar, maka pemantauan maupun pengawasan akan sulit berjalan. Sebab para mahasiswa tersebut harus dijaga.
“Kemarin kita sediakan sepeda, yang penting kita layani sebaik mungkin dan semampu kita, dan jangan sampai terjadi cedera atau semacamnya,” cetusnya.
Diwaktu yang sama, Koordinator Penerima PMM ULM 2023, Diani Ayu Pratiwi mengatakan, peningkatan jumlah kuota untuk tahun ini ada sebanyak 250 peserta.
Namun karena tahapan seleksi langsung dari pusat, maka mahasiswa yang lolos administrasi di tingkat pusat hanya ada 128 orang.
“Peminat yang mendaftar disistem itu ada 4.000 mahasiswa yang ingin ke ULM, jadi memang ada sistem seleksi administrasi termasuk tes kebinekaan yang dilakukan langsung oleh pusat,” terangnya.
Meski demikian, tahun depan pihaknya akan kembali mengadakan PMM keempat, yang dilaksanakan di semester genap pada bulan Februari mendatang.
Sedangkan untuk kuota lebih jauh kepada Redaksi8.com, PMM keempat akan membuka sebanyak 150 peserta.
Para mahasiswa nantinya akan dimodali modul nusantara sebanyak 16 kegiatan, kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial.
Tujuannya untuk mengkokohkan kebinekaan yang ada di Indonesia. Supaya, semua mahasiswa yang bertukar itu konsepnya mesti pertukaran antar pulau bukan antar kota.
“Kemarin kontribusi sosial kita laksanakan secara bersama-sama 128 mahasiswa ke Loksado, yaitu ke Balai Adat Malaris,” ucapnya.
Selanjutnya, Koordinator PT Pengirim sekaligus Lektor ULM, Dr. Ir. Mufidah Asyari menambahkan, ada beberapa prodi yang masuk dalam PMM, diantaranya prodi Pendidikan, Ekonomi, Hukum, kemudian Fakultas Pertanian dan Perikanan, terkecuali Kedokteran.
“Memang banyak prodi, Unpad ada 31 orang, Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung 9 orang, jadi rata-rata yang paling banyak itu Unpad 31 dan perguruan lain paling 5 sampai 9 orang saja,” pungkasnya.



