REDAKSI8.COM – Penyebaran covid-19 sampai saat ini terus terjadi. Penyebaran tersebut terjadi melalui Droplet (cairan atau percikan air yang keluar dari saluran pernapasan ketika seseorang batuk maupun bersin. Risiko penularan virus COVID-19 melalui drople).
Selain itu juga Melalui Kontak Fisik, Ruangan dengan Ventilasi Buruk, Tempat Ramai dan Melalui Permukaan yang Terkontaminasi (Penularan virus COVID-19 bisa terjadi saat seseorang menyentuh barang yang mungkin saja sudah terkontaminasi oleh droplet orang lain. Lalu, virus tersebut berpindah ke hidung, mulut, atau mata dari sentuhan barang yang terkontaminasi tadi)

Hal ini yang dialami oleh Erros Djarot. “Asli. Saya tidak pernah ke luar rumah. Tidak ada bertemu orang selain orang di rumah. Benar-benar saya kena karena sentuh uang kertas, ” Erros meyakinkan dalam percakapan via ponsel Sabtu (24/7/2021) beberapa hari yang lalu.
Erros terpapar virus, 17 hari lalu. Sekarang sudah membaik. Ia mengaku, hanya lima hari merasakan gejala tidak enak badan. Ia tidak mengalami gejala berat seperti batuk, pusing disertai sesak nafas, seperti yang dialami umumnya pasien yang terjangkit virus.
“Ini juga asli, saya hampir tidak merasakan apa-apa. Sebelumnya pun begitu. Makanya, heran juga hasil swab Antigen mendeteksi saya, positif,” sambung pria berkumis lebat yang 22 Juli kemarin menginjak usia 71 tahun.
Pemilik nama asli Soegeng Djarot ini belum sebulan, tepatnya 27 Juni lalu, Erros kehilangan adiknya Budi Djarot, yang terpapar Covid 19. Keadaan itu mengguncangnya. Sang adik, seperti ditulis di Instagramnya, adalah “adikku, sobatku, kawan seperjuanganku”
Selama percakapan Erros terus berpesan kepada masyarakat supaya berhati-hati. Ini serius. Mengingatkan semua teman. Supaya keluarga tingkatkan kewaspadaan. “Anda juga. Hati-hati deh. Kita sudah pada tua. Virus ini gawat. Jangan main-main Saya sudah kehilangan adik,” wanti-wanti seniman musik dan film, adik aktor ternama Slamet Rahardjo Djarot itu.



