REDAKSI8.COM, KALSEL – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sepekan ke depan didominasi hujan ringan hingga sedang, bahkan berpotensi cuaca ekstrem berupa petir serta angin kencang di sejumlah wilayah.
Prakiraan itu berlaku untuk periode 29 April hingga 5 Mei 2026, sebagaimana disampaikan Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, melalui prakirawan Putri Cahyaningsih.
“Berikut kami sampaikan prospek cuaca mingguan wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku mulai 29 April hingga 5 Mei 2026, update per 28 April 2026,” ujarnya, Rabu (29/4/26).
Secara umum, kondisi atmosfer di wilayah Kalsel menunjukkan pola cuaca berawan hingga hujan ringan, namun berpotensi meningkat menjadi hujan sedang yang disertai petir dan angin kencang.
“Secara umum berawan hingga hujan ringan, namun berpotensi hujan sedang yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang,” jelasnya.
BMKG mencatat suhu udara berkisar 24–35 derajat Celsius dengan kelembapan 50–98 persen.
Sementara arah angin dominan bergerak dari timur laut hingga barat daya dengan kecepatan 5–25 kilometer per jam.
Pada periode awal, 29 April hingga 1 Mei, wilayah Utara seperti Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan.
Sedangkan wilayah Timur, termasuk Kotabaru dan Tanah Bumbu, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
Adapun wilayah Selatan dan Barat seperti Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, sampai Banjarbaru diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang.
Kemudian memasuki tanggal 2 hingga 5 Mei 2026, pola cuaca relatif tidak berubah, dengan dominasi berawan dan hujan ringan hingga sedang di hampir seluruh wilayah, meski intensitas hujan di wilayah timur mulai menurun.
Meski demikian, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca signifikan yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada tanggal 29 hingga 30 April 2026, terutama pada siang hingga malam hari di hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Putri menjelaskan, potensi serupa juga diprakirakan terjadi di tanggal 1 dan 3 Mei 2026, namun pada 2 Mei, hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat berpotensi terjadi di Tanah Bumbu, Kotabaru, dan Tanah Laut, serta wilayah tengah dan barat pada dini hari.
Untuk kondisi perairan, BMKG menyatakan tidak ada potensi gelombang tinggi, tetapi masyarakat pesisir tetap diminta waspada terhadap pasang maksimum.
“Waspada potensi pasang air laut maksimum di Perairan Kotabaru pada 1 hingga 5 Mei 2026 pukul 05.00 sampai 09.00 Wita dengan ketinggian mencapai 2,9 meter,” katanya.
Ia menambahkan, potensi pasang maksimum juga terjadi di Perairan Sungai Barito pada 4 hingga 5 Mei 2026 dengan ketinggian mencapai 2,8 meter.
Demikian, BMKG menegaskan, kondisi cuaca saat ini masih berada pada masa peralihan musim yang rawan perubahan cepat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai perubahan cuaca yang cepat dari panas ke hujan lebat yang dapat disertai angin kencang, puting beliung hingga hujan es,” tuntasnya.



