Minggu, 5 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Sekelumit Cerita Perawat Dipojok Kota Banjarbaru

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
12 Mei 2022
A A
Sekelumit Cerita Perawat Dipojok Kota Banjarbaru

seorang perawat yang ditugaskan di Puskesmas Cempaka, Muhammad Yusuf (57) ketika tengah meloayani pasien. Foto : Ist

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Menjalani profesi sebagai seorang perawat ternyata tidak semulus seperti lintasan sirkuit balap mandalika. Dibutuhkan mental kuat dan hati yang besar ketika melayani dan merawat lika liku perilaku para pasien yang ditangani.

Kenapa mesti bermental kuat, tidak jarang seorang perawat khususnya yang ditugaskan di plosok maupun puskesmas yang lokasinya jauh dari keramaian kota berhadapan dengan situasi yang tidak biasa. Misalnya, akses menuju lokasi puskesmas maupun puskesmas pembantu (Pustu) yang setiap hari dilewati sulit dilalui.

Belum lagi watak para pasien yang dirawat acap kali bisa menimbulkan amarah. Tentu saja ini membutuhkan hati yang besar supaya tidak menyalahi sumpah janji sebagai perawat yang melayani masyarakat dengan setulus hati.

Ketika Redaksi8.com menemui seorang perawat yang ditugaskan di Puskesmas Cempaka, Muhammad Yusuf (57) bercerita, selama 30 tahun lebih menjalani profesi sebagai seorang perawat tidak luput dari yang namanya terpaan mental.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Ia mengaku, semenjak pertama kali bertugas di wilayah Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan (Kalsel), kondisi jalan menuju lokasi Ia bekerja sangat sulit dilewati. Selain jauh juga kondisi jalan belum ada pengerasan. Kadang jika hujan jalan yang dilalui becek dan berlumpur.

“Biasanya penyakit yang kerap kita tangani pada warga itu Diare, Malaria dan banyak lagi. Ada yang sampai kehilangan cairan. Kalau konidisi pasien parah kita rekomendasikan untuk dirujuk ke rumah sakit,” ungkapnya kepada Redaksi8.com, Rabu (11/5).

Diangkat menjadi seorang perawat sejak tahun 1988 Yusuf mengungkapkan tidak luput dari yang namanya omelan dan amarah para pasien yang dihadapinya. Terutama dimasa pandemi Covid-19 kemarin. Celoteh warga masuk ke kedua telinganya itu tak jarang memaksa Yusuf mengelus dadanya dan mengeluarkan nafas panjang.

Bukan perkara besar, setiap pasien sama-sama ingin dilayani lebih dulu. Akan tetapi pihaknya ingin semua mesti tertib administrasi dan menyelesaikan antrian yang berlaku. Apalah daya Yusuf hanya memiliki dua tangan, begitupun perawat lainnya.

Muhammad Yusuf dan rekanan perawatnya tengah mendatangi warga yang memerlukan pelayanan kesehatan di desa-desa plosok. Foto : Ist

Andai dirinya tidak bermental kuat dan berhati besar menghadapi situasi demikian kata Yusuf, bisa saja ledakan amarah akan berbenturan dengan amarah.

“Tapi kami tidak terlalu memikirkan hal-hal seperti itu. Bagi kami itu hal yang wajar dan memang selalu berhadapan dengan hal-hal seperti itu,” ucap Yusuf.

“Saya juga manusia, kadang kala ada timbul rasa marah dihati tapi yang saya keluarkan bukan marahnya saya, nasehat kepada pasien. Bersabar bu ya masih ada orang yang perlu perawatan dan kondisinya juga sama-sama urgent. Itu yang saya ucapkan biasanya,” sambungnya menerangkan.

Page 1 of 2
12Next
Share32Tweet20Send

Related Posts

Dinas Kesehatan Tapteng Sambut Baik Sunat Massal Gratis DMI, Wujud Kolaborasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Dinas Kesehatan Tapteng Sambut Baik Sunat Massal Gratis DMI, Wujud Kolaborasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

by Tim Redaksi8.com
4 Juli 2026

REDAKSI8.COM, TAPANULI TENGAH - Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah memfasilitasi pelaksanaan sunat massal gratis yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI)...

Komisi IV DPR RI Tinjau Balai Veteriner Banjarbaru, Pastikan Kesiapan Hadapi Ancaman El Nino

Komisi IV DPR RI Tinjau Balai Veteriner Banjarbaru, Pastikan Kesiapan Hadapi Ancaman El Nino

by Ramadhani MTD.
4 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balai Veteriner Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (03/07/2026), untuk...

Membuka Pintu Inklusivitas, ULM Kerahkan Relawan Berpengalaman dan Asesmen Khusus dalam UTMBK Disabilitas 2026

Membuka Pintu Inklusivitas, ULM Kerahkan Relawan Berpengalaman dan Asesmen Khusus dalam UTMBK Disabilitas 2026

by Ramadhani MTD.
4 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mempertegas langkahnya sebagai kampus inklusif dengan tidak sekadar menyediakan kuota, melainkan menyiapkan ekosistem...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In