REDAKSI8.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar dari Komisi II Saidan Pahmi bersama dengan Ismail Hasan mengunjungi lokasi intake PDAM Sungai Tabuk di Jalan Gubernur Syarkawi untuk melihat langsung penyebab kemacetan suplai air bersih di daerah Gambut, Kertak Hanyar dan Sungai Tabuk.
Mengingat beberapa hari sudah, suplai air bersih terkendala di wilayah tersebut. Prediksi sebelumnya sesuai pengumuman dari PDAM kemacetan suplai air bersih hanya kurang lebih 2 hari, namun sampai saat ini sudah 3 hari suplai air bersih masih terkendala terutama daerah sungai tabuk termasuk di kelurahan Sungai Lulut.

Dari hasil pemantauan langsung tersebut diketahui bahwa IPA Sungai Tabuk di Jalan Gubernur Syarkawi tersebut dimiliki pihak Swasta dengan konsep kerjasama BGS dengan PDAM Intan Banjar untuk jangka waktu kurang lebih 20 tahun. Dengan kata lain bahwa PDAM Intan Banjar membeli air ke pihak swasta sebagai mitra untuk kemudian disalurkan ke masyarakat.
“Dari hasil pemantauan di lapangan, kendala suplai air tersebut dikarenakan adanya pemisahan penyaluran suplai air bersih antara pipa menuju Sungai Tabuk dan Gambut/Kertak Hanyar,” ungkap Saidan Pahmi, Senin (3/1/2022) kemarin.
Ia juga menjelaskan bahwa pemasangan saluran pipa menuju Gambut/kertak hanyar telah lebih dulu selesai, sementara pipa menuju Sungai Tabuk masih dikerjakan perbaikannya, sehingga suplai air bersih ke sungai tabuk masih ada kendala.
Sebagai anggota komisi 2 DPRD Banjar dari Sungai Tabuk didampingi rekan dari dapil Gambut yakni Ismail Hasan dan disaksikan Dirut PDAM pak Syaiful meminta agar perbaikan ini bisa lebih dipercepat, mengingat banyak masyarakat yang mengeluhkan terhadap kendala suplai air bersih ini.
Pimpinan dari pengelola air bersih di Jalan Gubernur Syarkawi berjanji untuk mempercepat proses perbaikan ini dan berjanji sore atau paling lambat malam ini, perbaikan tersebut sudah selesai.
Selain itu, kami juga minta bantu untuk memberikan suplai air melalui mobil tangki secara gratis kepada konsumen yang terdampak akibat kemacetan penyaluran air bersih tersebut sebelum penyaluran air bersih ini benar-benar lancar sesuai target yakni sore atau malam ini.



