REDAKSI8.COM, TANJUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabalong dituntut segera operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelua yang berlokasi di Jalan Takulat-Baco, Desa Pudak Setegal, Kecamatan Kelua.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabalong, H Husin Ansari mengatakan, pihaknya saat ini akan membentuk tim untuk percepatan proses perizinan operasional RSUD Kelua.
“Ini juga termasuk untuk mempersiapkan tenaganya dan melengkapi beberapa peralatan-peralatan yang kurang, mudah-mudahan bisa kami selesaikan tahun ini,” katanya, Rabu (7/1/2026).
Ia mengungkapkan, sebagian peralatan yang kurang akan memanfaatkan peralatan yang ada di Rumah Sakit Usman Dundrung.
“Sebagian kami drop (peralatan) dari Rumah Sakit Usman Dundrung, kami pindah ke sana (RSUD Kelua) supaya bisa operasional,” ungkapnya.
Selain itu, untuk petugas kesehatan (Nakes) nantinya akan ditarik dari beberapa puskesmas dan bekerja sama dengan RSUD H Badaruddin Kasim untuk mengisi di RSUD Kelua.
Sedangkan fasilitas yang sudah ada meliputi 10 kamar rawat inap untuk pasien, ruang isolasi ada 2 kamar, IGD, laboratorium, ruang operasi serta ruang poli yang lengkap.
“Cuma peralatannya masih belum ada. Target, mudah-mudahan di 2026 sudah bisa dioperasionalkan,” lanjut Husin.
Ditambahkannya, pihaknya juga masih menyiapkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai salah satu agar RSUD Kelua bisa dioperasionalkan.
“Pastinya, kami harus menyiapkan IPAL untuk bisa jalan. Kalau secara umum yang lainnya sudah ada, yang tinggal IPAL lagi perlu disiapkan,” pungkasnya.



