REDAKSI8.COM – Antisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berupaya dengan menyiapkan tempat tidur sebanyak 30% dari keseluruhan tempat tidur di seluruh rumah sakit di berbagai daerah untuk perawatan COVID-19.
Hal ini pun berlaku di salah satu Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, meskipun data yang dihimpun dari https://corona.kalselprov.go.id/ kasus Covid-19 hingga Senin (12/07/2021) tercatat 37.498 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 untuk wilayah Kalimantan Selatan, namun angka tersebut tidak menunjukan angka kenaikan yang signifikan.

Menurut Kepala Bagian Bagian Tata Usaha RS Daerah Idaman Kota Banjarbaru, Firmansyah bahwa pihaknya hingga saat ini telah menyiapkan lebih dari 30% tempat tidur dari keseluruhan tempat tidur yang ada di RSDI Kota Banjarbaru untuk penanganan Covid-19.
“Meskipun terdata 49 pasien yang menjalani perawatan akitab Covid-19 di RSDI, namun hingga saat ini pihak kami telah menyiapkan 30% lebih Bed untuk penanganan Covid-19, hal ini mengantisipasi adanya lonjakan kasus tentunya,” ungkap Firmansyah melalui sambungan telepon, Senin (12/07/2021).
Terlebih, pihaknya telah mendirikan tenda darurat di halaman RSDI Kota Banjarbaru yang juga sebagai antisipasi lonjakan kasus, hal ini lantaran keterbatasan ruang IGD di RSDI Kota Banjarbaru.
“Kita juga telah mendirikan tenda darurat sebagai antisipasi jika tejadi lonjakan kasus karena di ruang IGD hanya tersedia 15 Bed saja, maka kita pasang tenda di halam RSDI, jaga-jaga kalau terjadi lonjakan kasus,” tuturnya.
Diketahui, semenjak terjadinya lonjakan kasus di Indonesia khususnya wilayah Jawa dan Bali, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupaya mengantisipasinya dengan memperketat sejumlah aktivitas masyarakat, seperti kebiijakan PPKM Mikro di sejumlah daerah, hingga larangan perjalanan dinas bagi ASN.



