REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Rindam VI Mulawarman menggelar upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara Prajurit Karir di Lapangan Kejujuran Rindam VI/Mulawarman pada Kamis (9/1/25).
Setidaknya jumlah peserta pendidikan Bintara gelombang pertama yang dilantik pada tahun 2024 sebanyak 93 orang mantan siswa.
Kasdam Rindam VI Mulawarman Brigjen Tentara Nasional Indonesia (TNI), Ari Ariyanto mengatakan, 93 orang tersebut didapat dari tiga sumber pengiriman yang telah dilaksanakan seleksi di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Jadi 93 orang itu hasil seleksi dari tiga subpanda, subpanda Kaltim itu ada 59 orang, subpanda Kalsel ada 26 orang dan Kaltara ada 8 orang. Mereka hasil dari seleksi ribuan orang,” ujarnya.
Brigjen TNI, Ari Ariyanto menjelaskan, pendidikan pertama bagi siswa Bintara berlangsung selama 15 minggu.
Dimana selama pendidikan mereka dibekali materi-materi dasar militer dan pembentukan mental, serta fisik yang dirancang untuk membentuk prajurit yang disiplin, tangguh hingga siap mengemban tugas di satuan.
“Mereka menerima materi-materi keterampilan atau pengetahuan militer dasar secara umum, mereka juga di didik sikap perilaku sehingga siap nanti jasmaninya, keterampilan dan pengetahuan kemiliterannya,” jelasnya.
“Siap nanti dia untuk mewakili satuan-satuan di seluruh jajaran TNI Angkatan Darat,” sambungnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan pertama, dikatakannya, para mantan siswa akan melanjutkan pendidikan kejuruan Bintara sesuai bidang atau kecabangan masing-masing.
Pendidikan lanjutan ini pun bertujuan untuk memberikan keterampilan teknis yang lebih spesifik, sehingga mereka siap menjalankan tugas sesuai kebutuhan tugas.
“Dengan selesainya pendidikan ini, diharapkan para Bintara yang baru dilantik mampu menunjukan dedikasi tinggi, menjaga disiplin, serta memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung tugas pokok TNI AD,” tuntasnya.
Pemkab Banjar Bersihkan Sungai dari Bangkai Ikan, Cegah Pencemaran dan Lindungi Kesehatan Warga
REDAKSI8.COM, BANJAR -;Pemerintah Kabupaten Banjar bergerak cepat menangani pencemaran sungai akibat banyaknya bangkai ikan yang dibuang oleh pembudidaya ke aliran...



