
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Zaini Ketika dikonfirmasi terkait penanganan darurat kebencanaan Ia menjawab dibeberapa lokasi yang rawan banjir telah di tempatkan beberapa orang dari pihak yang bersiaga.
“Alhamdulillah semuanya bisa teratasi meskipun ada beberapa lokasi seperti di Sungai Kemuning yang sempat tergenang air. Hingga larut malam sekitar pukul satu malam sudah mereda. Ada satu buah kendaraan roda dua yang sempat kita evakuasi pada pukul 8 malam kemarin,” Ia menerangkan kepada pewarta.

Sampai sekarang katanya BPBD Banjarbaru selalu siap siaga walaupun hujan sudah mereda. Sedangkan dari segi penganggaran untuk darurat kebencanaan sendiri Ia membeberkan telah disiapkan khusus hal-hal yang sifatnya sangat urgen.
“Jadi pemerintah kota sendiri sudah menyiapkan dana tanggap darurat. Nilainya tidak bisa kami sebutkan tapi kami siap siap saja. Artinya tidak ada permasalahan. Kita tidak bisa menggunakannya jika tidak ada bencana yang besar. Sementara kalau hanya kesiapsiagaan masih bisa kita atasi dengan tupoksi kita,” terang Zaini.
Kemudian untuk jalan yang sebelumnya belum bisa dilalui armada BPBD ketika Banjir yang terjadi diawal tahun 2021 lalu yakni di Kelurahan Landasan Ulin Timur Ia mengaku sudah bagus.
“Disana sudah bisa ditempatkan beberapa personil BPBD kita. Namanya relawan peduli bencana. Selain disana ada 7 kelurahan lain yang masuk binaan kita. Semua lokasi itu sudah teratasi termasuk di Cempaka,” tukasnya.
“Kita berdoa saja semoga hujan tidak berlangsung selama 2-3 hari. Karena jika satu hari pun sudah menjadi perhatian kita. Kemarin yang beberapa jam saja armada perahu kita sudah disiapkan,” pungkas Kalak BPBD Banjarbaru.
Diketahui BPBD Banjarbaru memiliki 7 buah unit perahu sebagai peralatan penyelamatan bencana banjir. Selanjutnya armada mobil serta dapur umum untuk membantu Dinas Sosial jika terjadi bencana banjir parah hingga mengharuskan adanya pengungsian untuk masyarakat.



