REDAKSI8.COM, KOTABARU – Sebanyak 55 siswa sekolah dasar mengikuti Pelatihan Dokter Kecil yang diselenggarakan UPTD Puskesmas Banian pada 10–11 Februari 2026 di Gedung Serbaguna Desa Buluh Kuning.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari PT Pelsart Tambang Kencana (PT PTK), Sabtu (21/2/2026).

Peserta berasal dari tiga sekolah di wilayah kerja Puskesmas Banian, yakni SDN Buluh Kuning sebanyak 30 siswa, SDN Gendang Timburu 19 siswa, dan SDN Rantau Buda 6 siswa.
Pelatihan bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar kesehatan, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta keterampilan pertolongan pertama sederhana agar dapat berperan sebagai kader kesehatan di lingkungan sekolah.
Sekretaris Camat Sungai Durian, Debby Wahyudi menekankan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah, fasilitas kesehatan dan dunia usaha dalam membangun kesadaran kesehatan sejak dini.
“Anak-anak perlu didorong menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Kepala UPTD Puskesmas Banian Akbar menjelaskan, pelatihan dokter kecil merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“Melalui program ini, siswa diharapkan mampu menjadi contoh dalam menerapkan PHBS, baik di sekolah maupun di rumah,” katanya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti materi interaktif yang disampaikan tenaga kesehatan, antara lain praktik mencuci tangan yang benar, pengenalan gizi seimbang, serta simulasi penanganan luka ringan.
Salah satu peserta, Ashila, siswa kelas IV SDN Buluh Kuning mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena materi mudah dipahami dan praktiknya menarik.
“Saya jadi lebih percaya diri menjaga kesehatan diri sendiri dan membantu teman,” tuturnya.
Sementara itu, Manager CSR PT PTK, Septamto L. Inkiriwang menyatakan, sangat mendukung atas program kesehatan anak di wilayah sekitar operasional.
Menurutnya, pembinaan kesehatan sejak usia sekolah merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Kesehatan anak adalah investasi masa depan, sehingga perlu mendapat perhatian bersama,” pungkasnya.



