REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Berdasarkan data dari aplikasi Data Fanyankes Online (DFO) per 19 Februari 2024, tercatat sebanyak 35 orang dari petugas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) di Kota Banjarbaru mengalami gangguan kesehatan. Penyebabnya lantaran kelelahan.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan, Dr. Eka Hidayani mengatakan, ada tiga orang petugas Pemilu yang dirawat di Rumah Sakit Syifa Medika.
“32 orang mendapatkan pengobatan di Puskesmas, Banjarbaru Selatan 5 orang, Puskesmas Banjarbaru Utara ada dua orang,” paparnya, Rabu (21/2/24).
Kemudian dia merinci, 4 orang di Puskesmas Cempaka, satu orang di Puskesmas Guntung Manggis, 2 orang di Puskesmas Guntung Payung, dan 16 orang di Puskesmas Sungai Besar, serta 2 orang di Puskesmas Sungai Ulin.
“Petugas penyelenggara Pemilu yang diberikan layanan kesehatan tiga penyakit terbanyak adalah hipertensi, ISPA dan Gastritis,” bebernya.
Eka menuturkan, jika dikategorikan berdasarkan jenis kelamin, ada 20 orang laki-laki dan 15 orang perempuan yang tengah menjalani perawatan kesehatan.
“Kalau berdasarkan kategori pasien, terdiri dari 25 orang KPPS, 6 orang saksi, 1 orang petugas Bawaslu, 1 orang PPS, dan 2 orang petugas TPS,” sambungnya merincikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru, Dr. Juhai Triyanti Agustina menyampaikan, bagi para petugas penyelenggara Pemilu yang mempunyai keluhan bisa datang ke semua layanan kesehatan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru untuk memeriksakan diri ataupun berobat.
“Kalau ada yang merasa sakit, silahkan saja datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit, bilang saja kalau petugas penyelenggara Pemilu untuk mendapatkan fasilitas kesehatan,” terangnya.



