REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Warga Jalan Sapta Marga, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, digegerkan oleh peristiwa jatuhnya seorang pria dari tower BTS setinggi 42 meter, Kamis (29/1/26) sore.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita, sesaat setelah waktu Ashar.

Korban dilaporkan terjatuh di area belakang rumah warga Rukun Tetangga (RT) 07 Rukun Warga (RW) 02 dan ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.
Salah satu saksi mata, warga yang rumahnya berada tepat di lokasi kejadian, Sariyem mengatakan, awalnya hanya mendengar suara benturan keras dari dalam rumah.
“Habis Ashar, jam 4 an ya saya lagi berabah (rebahan) di depan TV, kaget saya kira kucing kah apakah gitu, cuma mendengar brakk gitu aja,” ujarnya.
Ia menyebut, tidak mendengar teriakan apa pun sebelum kejadian, hanya suara jatuh yang sangat nyaring.
Saat keluar rumah, saksi awalnya hanya melihat batang pisang yang tumbang.
“Jadi dari bunga pisang itu tadi taunya, melihat ada korban tadi di sana sudah berdarah saya kaget loh,” ungkapnya.
Melihat kondisi korban yang tergeletak bersimbah darah, Sariyem pun langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Masalah meninggal saya enggak tahu, cuma sudah berdarah tadi,” jelasnya.
Sebagai informasi, warga sekitar mengaku tidak mengenali korban. Begitu pula pihak RT setempat.
Berdasarkan identitas sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 25 tahun.
Kemudian petugas Inafis bersama personel kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban.
Usai proses identifikasi awal, selanjutnya jasad korban dievakuasi ke RSD Idaman Kota Banjarbaru untuk penanganan lebih lanjut.
Terkait penyebab pasti jatuhnya korban dari tower BTS tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.



