REDAKSI8.COM, KALSEL – Perseroan Terbatas (PT) Angkasa Pura Indonesia resmi mengoperasikan Posko Terpadu Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sekaligus moment rutin 5 Rajab di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Rabu (17/12/25).
Posko itu disiapkan untuk mendukung pelayanan, informasi, serta koordinasi lintas instansi selama periode angkutan udara akhir tahun.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana menyampaikan, peningkatan trafik selama Nataru tahun ini tidak terlalu signifikan.
“Kalau yang menonjol bisa dibilang tidak ya. Ada peningkatan, tapi single digit dan kecil. Sekitar 2 persen untuk penumpang dan 6 persen untuk pergerakan pesawat, dan itu masih efisien kami layani di bandara ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, momentum Nataru tahun ini berdekatan dengan sejumlah kegiatan keagamaan, termasuk peringatan 5 Rajab di Sekumpul.
“Namun pola pergerakan penumpang dinilai masih relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya.
Oleh karena itu, prediksi lonjakan penumpang disatukan dengan perhitungan Nataru tanpa dibuat skema khusus secara terpisah.
“Kami melihatnya masih mirip-mirip. Prediksi kami satukan dengan Nataru, puncaknya di tanggal 24 Desember dan arus balik di tanggal 3 Januari,” jelasnya.
Stephanus menegaskan, keberadaan posko terpadu bertujuan untuk memberikan layanan cepat dan terkoordinasi kepada penumpang, terutama dalam hal kebutuhan data, informasi penerbangan, hingga bantuan saat terjadi lonjakan penumpang.
“Ini posko terpadu, bukan hanya dari kami, tapi juga melibatkan beberapa stakeholder. Tujuannya supaya koordinasi lebih cepat dan pelayanan ke penumpang bisa maksimal,” katanya.
Terkait penambahan rute atau maskapai, ia menyebut hingga saat ini belum ada peningkatan signifikan, termasuk untuk rute CityLink dari Surabaya, karena tingkat keterisian penumpang tahun sebelumnya masih belum optimal.
“Posko Terpadu Nataru di Bandara Internasional Syamsudin Noor dijadwalkan beroperasi hingga 4 Januari 2025,” tuntasnya.



