REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Darpusda) Kota Banjarbaru melakukan langkah tidak biasa dalam mendongkrak mutu pelayanan publiknya. Alih-alih menggunakan pola diklat birokrasi konvensional, Darpusda memilih berkiblat pada standar industri perbankan dengan menggandeng Bank Kalsel untuk menggembleng para Aparatur Sipil Negara (ASN) mereka dalam Pelatihan Service Excellent.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung 3 Darpusda Kota Banjarbaru pada Jumat (3/7/2026) ini menyasar 30 peserta dari berbagai unit kerja. Darpusda sengaja mendatangkan para praktisi andal Bank Kalsel untuk menularkan ilmu pelayanan prima, di antaranya Senior Analis Bagian Kualitas Pelayanan Divisi Jaringan dan Pelayanan Cabang Sri Nita M, Staf Bagian Kualitas Pelayanan Divisi Jaringan dan Pelayanan Cabang Rezki Rosmawati, serta Staf Teller KC Utama Banjarmasin Ahmad Rifandi.
Langkah mengadopsi gaya pelayanan bank ini bertujuan mengikis citra kaku birokrasi. Melalui pelatihan ini, pola pikir (mindset) aparatur dirombak agar mampu memberikan pelayanan yang melampaui harapan pemustaka. Aspek pelayanan bertumpu pada lima pilar utama, yakni keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangibles), yang kemudian dipadukan dengan keramahan serta kenyamanan fasilitas. Dengan strategi ini, perpustakaan diharapkan mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, bukan sekadar menjadi tempat meminjam buku fisik atau digital.
Kepala Darpusda Kota Banjarbaru, Asep Saputra, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemustaka.
“Tujuan utama diadakannya pelatihan Service Excellent bagi ASN di lingkup Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, khususnya pada Seksi Pelayanan Perpustakaan, adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan prima bagi para pemustaka dan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.
Asep membeberkan bahwa keputusan bermitra dengan perbankan didasari oleh rekam jejak performa pelayanan sektor tersebut yang sudah teruji di level tertinggi.
“Bank Kalsel merupakan mitra strategis pembangunan daerah yang cukup dikenal oleh masyarakat Kota Banjarbaru sebagai salah satu bank yang mampu memberikan layanan terbaik. Mereka juga berhasil meraih berbagai penghargaan di bidang pelayanan, salah satunya Juara 1 FLC BP SI Tahun 2025. Kami berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi ASN Darpusda dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Melalui transformasi kompetensi berbasis standar perbankan ini, performa layanan Darpusda nantinya akan menjadi tolok ukur bagi keseriusan pelayanan dinas-dinas lainnya di lingkup pemerintah kota.
“Perpustakaan merupakan salah satu unit layanan yang ada di lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru. Artinya, kualitas pelayanan terbaik yang diberikan Darpusda kepada masyarakat adalah cerminan dari komitmen kuat Pemerintah Kota Banjarbaru dalam melayani warganya,” tegasnya.
Ke depan, investasi pada kualitas sumber daya manusia ini akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan oleh Darpusda Kota Banjarbaru. Penguatan budaya pelayanan prima ini diharapkan menjadi katalisator agar layanan perpustakaan dan kearsipan menjadi lebih cepat, ramah, profesional, mudah diakses, sekaligus mengubah wajah perpustakaan menjadi ruang publik yang hangat, nyaman, dan berkesan bagi seluruh warga Banjarbaru.



