REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Menjelang Nataru dan Tahun Baru 2026, beberapa bahan pokok (bapok) mengalami lonjakan harga di Pasar Bauntung Kota Banjarbaru pada Kamis (20/11/25).
Adapun bapok yang tengah alami kenaikan harga seperti sayur sawi, wortel, kembang kol, hingga percabaian.

Hal tersebut diungkapkan salah satu pedagang sayur, Mubarok mengatakan, hampir semua jenis sayur naik harganya.
“Memang naikan semua, soalnya menghadapi natalan dan tahun baru. Kaya wortel, sawi, dan kembang kol naik,” ujarnya, Kamis (20/11/25).
Ia menyebutkan, untuk sayur kembang kol naiknya sekitar Rp8 ribu per kilogram, dimana sekarang harga jualnya mencapai Rp32 ribu sampai Rp33 ribu per kilogram.
“Kalau kembang kol naiknya sekitar 4 harian sudah,” ucapnya.
Tak hanya kembang kol, sayur sawi pun katanya mengalami kenaikan. Sebelumnya harga sawi hanya Rp8 ribu per ikat, namun sekarang sudah Rp12 ribu per ikat.
“Langsung naik banyak, sekarang dijual 12 ribu per ikat. Dulu sempat di harga Rp20 ribu sampai Rp23 ribu per ikat,” bebernya.
Selain kedua sayur itu, Mubarok juga mengatakan, harga wortel sudah lama alami kenaikan sekitar 2 bulan lebih.
Menurutnya, untuk wortel kardusan sekarang Rp25 per kilogram yang sebelumnya dihargai Rp17 ribu.
Sedangkan yang plastikan Rp19 ribu per kilogram.
“Wortel naiknya sudah lama. Normalnya harga wortel Rp14 ribu sampai Rp15 ribu per kilogram,” sebutnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Ucok mengaku harga sayur sawi untuk bulan ini mengalami kenaikan.
Kenaikan harga tersebut katanya dikarenakan banyak petani yang lahannya kebanjiran karena cuaca hujan.
“Harganya lumayan banyak naik. Saya sebelumnya sempat beli Rp20 ribu satu ikat, biasanya kan Rp10 ribu saja,” tuturnya.
Di sisi lain, Ucok terpaksa harus membeli sayur sawi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan jualannya yakni nasi goreng.
“Tadi beli satu ikatnya Rp13 ribu, saya belinya 6 ikat per hari buat jualan nasi goreng,” tuntasnya.



