REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Upaya menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan di Kabupaten Banjar terus diperkuat melalui keterlibatan masyarakat. Kali ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) memberikan dukungan sarana berupa perahu bermotor kepada dua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di Kabupaten Banjar.
Bantuan tersebut disalurkan kepada Pokmaswas Aman Sentosa Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul, dan Pokmaswas Rakat Desa Sungai Bangkal, Kecamatan Sungai Tabuk, Senin (7/9/2026).
Penyaluran perahu bermotor ini menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan berbasis masyarakat.
Keberadaan Pokmaswas dinilai memiliki posisi penting karena kelompok tersebut berada dan beraktivitas langsung di lingkungan masyarakat. Mereka juga lebih dekat dengan kawasan perairan yang menjadi wilayah pengawasan sehingga dapat membantu pemerintah dalam melakukan pemantauan kondisi sumber daya perikanan secara lebih cepat.
Dengan tambahan sarana transportasi air, anggota Pokmaswas diharapkan semakin mudah menjangkau wilayah perairan, terutama lokasi yang selama ini sulit dipantau menggunakan sarana transportasi biasa.
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Kepala DKP Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar Sipliansyah, Camat Sungai Tabuk, serta anggota kedua Pokmaswas sebagai penerima bantuan.
Kepala DKP Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengatakan, bantuan perahu bermotor diberikan untuk mendukung peningkatan kemampuan Pokmaswas dalam melakukan pemantauan dan pengawasan wilayah perairan.
Menurutnya, pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga keberadaan masyarakat sebagai mitra di lapangan menjadi bagian yang sangat penting.
Pokmaswas, kata Rusdi, merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membantu menjaga lingkungan perairan sekaligus mengawasi aktivitas yang berpotensi mengganggu kelestarian sumber daya perikanan.
“Bantuan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pengawasan. Tidak hanya digunakan, tetapi juga dirawat agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi kelompok dan masyarakat sekitar,” ujar Rusdi.
Menurutnya, perahu bermotor akan memberikan kemudahan bagi anggota Pokmaswas dalam melakukan mobilitas di kawasan perairan.
Dengan sarana tersebut, kegiatan pemantauan dapat dilakukan dengan jangkauan yang lebih luas. Anggota kelompok juga diharapkan dapat lebih aktif mengamati kondisi perairan di wilayah masing-masing.
Pengawasan secara rutin menjadi penting karena kawasan perairan tidak hanya menjadi habitat berbagai jenis ikan dan sumber daya lainnya, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor perikanan, keberlanjutan sumber daya perairan menjadi faktor penting yang harus dijaga bersama.
Karena itu, pengawasan bukan hanya berkaitan dengan penindakan terhadap aktivitas yang melanggar aturan, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran bersama agar masyarakat ikut menjaga lingkungan perairan.
Rusdi menegaskan, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan memiliki nilai strategis karena masyarakat merupakan pihak yang bersentuhan langsung dengan kondisi lingkungan di sekitarnya.
Pokmaswas dapat menjadi salah satu penghubung antara masyarakat dengan pemerintah ketika menemukan persoalan atau aktivitas yang berpotensi mengganggu sumber daya kelautan dan perikanan.
Kondisi tersebut membuat keberadaan Pokmaswas tidak hanya dipandang sebagai kelompok penerima bantuan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menjaga sumber daya perairan.
Dukungan sarana seperti perahu bermotor diharapkan dapat meningkatkan efektivitas peran tersebut.
Dengan mobilitas yang lebih baik, anggota kelompok dapat melakukan pemantauan secara lebih rutin dan menjangkau kawasan perairan yang lebih luas.
Di sisi lain, bantuan tersebut juga diharapkan mendorong anggota Pokmaswas untuk semakin aktif membangun komunikasi dengan masyarakat sekitar.
Pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama dinilai akan lebih efektif karena masyarakat memiliki kepedulian langsung terhadap keberadaan sumber daya perikanan di wilayahnya.
Rusdi juga mengingatkan agar bantuan yang telah diberikan tidak hanya digunakan dalam jangka pendek. Perahu bermotor harus dijaga, dirawat dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kepala DKPP Kabupaten Banjar Sipliansyah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada kelompok masyarakat pengawas di Kabupaten Banjar.
Menurut Sipliansyah, bantuan perahu bermotor menjadi tambahan sarana yang sangat berarti bagi Pokmaswas dalam melaksanakan aktivitas pengawasan di lapangan.
Selama menjalankan fungsi pengawasan, kelompok masyarakat membutuhkan sarana pendukung yang mampu menunjang mobilitas mereka, khususnya ketika harus melakukan pemantauan di kawasan perairan.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Dengan adanya perahu bermotor ini, Pokmaswas Aman Sentosa dan Pokmaswas Rakat semakin optimal dalam melakukan pengawasan serta ikut menjaga sumber daya perikanan di wilayah Kabupaten Banjar,” kata Sipliansyah.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua kelompok penerima.
Menurutnya, sarana yang memadai akan memberikan dukungan terhadap kegiatan pengawasan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga sumber daya perikanan.
Tidak hanya pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, masyarakat juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga kawasan perairan agar tetap produktif dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kabupaten Banjar memiliki berbagai kawasan perairan yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut membuat upaya menjaga sumber daya perikanan membutuhkan perhatian dan pengawasan secara berkelanjutan.
Keberadaan Pokmaswas menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kawasan tersebut.
Melalui kegiatan pemantauan, masyarakat dapat turut mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Informasi dari masyarakat juga dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan dan pembinaan.
Karena itu, penguatan Pokmaswas tidak hanya menyangkut penambahan jumlah kelompok, tetapi juga peningkatan kapasitas dan dukungan sarana.
Perahu bermotor yang disalurkan Pemprov Kalsel diharapkan menjadi fasilitas yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas anggota Pokmaswas saat menjalankan kegiatan pengawasan.
Semakin mudah kelompok menjangkau kawasan perairan, semakin besar pula peluang dilakukannya pemantauan secara rutin.
Pada akhirnya, pengawasan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat mendukung terjaganya ekosistem perairan serta keberlanjutan sumber daya ikan.
Bagi Pokmaswas Aman Sentosa dan Pokmaswas Rakat, bantuan perahu bermotor menjadi tambahan kekuatan untuk menjalankan aktivitas pengawasan yang selama ini dilakukan.
Perwakilan Pokmaswas penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurutnya, keberadaan perahu bermotor akan memberikan kemudahan bagi anggota kelompok untuk melakukan pemantauan, khususnya di wilayah perairan yang menjadi bagian dari aktivitas pengawasan masyarakat.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya perahu bermotor, kami akan lebih mudah melakukan pemantauan dan pengawasan. Kami siap memanfaatkan serta merawat bantuan ini dengan baik untuk kepentingan kelompok dan masyarakat,” ungkap perwakilan Pokmaswas.
Komitmen untuk merawat bantuan menjadi hal penting agar fasilitas tersebut tidak hanya memberikan manfaat sesaat.
Perahu bermotor diharapkan dapat digunakan secara bertanggung jawab untuk mendukung kegiatan kelompok, termasuk pemantauan wilayah, menjaga lingkungan perairan dan membantu menyampaikan informasi apabila ditemukan persoalan di lapangan.
Penyaluran bantuan perahu bermotor kepada dua Pokmaswas di Kabupaten Banjar pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai penambahan fasilitas.
Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan berbasis masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan sarana, pemerintah Kabupaten Banjar melakukan pembinaan dan masyarakat melalui Pokmaswas menjalankan fungsi pengawasan di lapangan.
Sinergi ketiga unsur tersebut menjadi penting untuk memastikan sumber daya perikanan dapat terus dimanfaatkan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Dengan dukungan sarana yang semakin memadai, Pokmaswas Aman Sentosa dan Pokmaswas Rakat diharapkan mampu meningkatkan aktivitas pemantauan di wilayah masing-masing.
Ke depan, keberadaan Pokmaswas diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sistem pengawasan, tetapi juga menjadi penggerak kesadaran masyarakat untuk menjaga kawasan perairan.
Sebab, menjaga sumber daya perikanan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat yang hidup dan beraktivitas di sekitar kawasan perairan juga memiliki peran besar dalam memastikan kekayaan sumber daya alam tersebut tetap tersedia dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Melalui dukungan perahu bermotor ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap pengawasan berbasis masyarakat semakin kuat, koordinasi di lapangan semakin efektif, dan kelestarian sumber daya perikanan di Kabupaten Banjar dapat terus terjaga untuk kepentingan masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.
