REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Banjar terus berkomitmen menguatkan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Kemitraan antara perusahaan besar dengan pelaku UMKM dan koperasi, yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar di Ruang Hortensia, Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (15/9/2025) pagi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UMKM di Kabupaten Banjar untuk memperluas jaringan usaha, sekaligus meningkatkan kualitas produk dan daya saing melalui kerja sama langsung dengan perusahaan besar.
Wakil Bupati Tekankan Keberlanjutan
Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, hadir langsung membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pola kerja sama yang terjalin antara perusahaan besar dengan UMKM tidak boleh bersifat sementara atau hanya seremonial, melainkan harus berkelanjutan.
“Saya berharap UMKM kita tidak berhenti hanya pada satu kontrak kerja. Kolaborasi ini harus terus berkembang, baik dari sisi nilai maupun cakupan kerjasama. UMKM harus mampu bertransformasi, mulai dari meningkatkan kualitas produk, memperbaiki manajemen, hingga memperbarui desain dan kemasan agar sesuai kebutuhan pasar. Dengan begitu, mereka bisa benar-benar naik kelas,” ujar Habib, sapaan akrab Wakil Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Oleh karena itu, Pemkab Banjar memberikan perhatian penuh agar para pelaku usaha kecil mampu sejajar dengan perusahaan besar melalui dukungan kemitraan.
Program Mitra Bungas Banjar
Kepala DPMPTSP Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari program unggulan bertajuk Mitra Bungas Banjar, yang digagas sejak tahun lalu untuk memperkuat sinergi dunia usaha.
“Tahun 2024, nilai realisasi investasi melalui kemitraan ini tercatat sebesar Rp2,2 miliar. Tahun 2025, alhamdulillah meningkat menjadi Rp3,2 miliar dengan fokus pelaksanaan di Kecamatan Gambut. Ini menunjukkan adanya tren positif dan antusiasme baik dari perusahaan besar maupun UMKM,” ungkap Yudi.
Menurutnya, peningkatan nilai investasi ini membuktikan bahwa kemitraan bukan sekadar wacana, melainkan sudah berdampak nyata terhadap perkembangan ekonomi lokal.
Penandatanganan Nota Kesepahaman
Dalam acara tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Banua Multi Guna sebagai perusahaan besar dengan UMKM DAC Cemilan yang bergerak di bidang pangan lokal. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Banjar serta Kepala DPMPTSP, sekaligus menjadi contoh nyata dari pola kemitraan yang ingin terus diperluas ke berbagai sektor usaha.
Selain MoU, Pemkab Banjar juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah perusahaan besar yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjalin kemitraan dengan UMKM dan koperasi di Kabupaten Banjar. Langkah ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan lain untuk ikut serta dalam program serupa.
Peserta dan Harapan ke Depan
Acara berlangsung dengan penuh antusias. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran kepala SKPD terkait, para ketua asosiasi perusahaan dan UMKM Kabupaten Banjar, direksi perusahaan besar, serta puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor. Para peserta tidak hanya mengikuti sosialisasi, tetapi juga berdiskusi langsung mengenai potensi dan peluang kerja sama di masa depan.
Dengan adanya program Mitra Bungas Banjar, Pemkab Banjar optimis UMKM lokal akan semakin kuat, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
“Target kami ke depan bukan hanya menambah nilai investasi, tetapi juga memperluas jenis usaha yang bermitra, sehingga UMKM Banjar bisa menembus pasar regional bahkan nasional,” tutup Yudi Andrea.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UMKM di Kabupaten Banjar untuk memperluas jaringan usaha, sekaligus meningkatkan kualitas produk dan daya saing melalui kerja sama langsung dengan perusahaan besar.
Wakil Bupati Tekankan Keberlanjutan
Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, hadir langsung membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pola kerja sama yang terjalin antara perusahaan besar dengan UMKM tidak boleh bersifat sementara atau hanya seremonial, melainkan harus berkelanjutan.
“Saya berharap UMKM kita tidak berhenti hanya pada satu kontrak kerja. Kolaborasi ini harus terus berkembang, baik dari sisi nilai maupun cakupan kerjasama. UMKM harus mampu bertransformasi, mulai dari meningkatkan kualitas produk, memperbaiki manajemen, hingga memperbarui desain dan kemasan agar sesuai kebutuhan pasar. Dengan begitu, mereka bisa benar-benar naik kelas,” ujar Habib, sapaan akrab Wakil Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Oleh karena itu, Pemkab Banjar memberikan perhatian penuh agar para pelaku usaha kecil mampu sejajar dengan perusahaan besar melalui dukungan kemitraan.
Program Mitra Bungas Banjar
Kepala DPMPTSP Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari program unggulan bertajuk Mitra Bungas Banjar, yang digagas sejak tahun lalu untuk memperkuat sinergi dunia usaha.
“Tahun 2024, nilai realisasi investasi melalui kemitraan ini tercatat sebesar Rp2,2 miliar. Tahun 2025, alhamdulillah meningkat menjadi Rp3,2 miliar dengan fokus pelaksanaan di Kecamatan Gambut. Ini menunjukkan adanya tren positif dan antusiasme baik dari perusahaan besar maupun UMKM,” ungkap Yudi.
Menurutnya, peningkatan nilai investasi ini membuktikan bahwa kemitraan bukan sekadar wacana, melainkan sudah berdampak nyata terhadap perkembangan ekonomi lokal.
Penandatanganan Nota Kesepahaman
Dalam acara tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Banua Multi Guna sebagai perusahaan besar dengan UMKM DAC Cemilan yang bergerak di bidang pangan lokal. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Banjar serta Kepala DPMPTSP, sekaligus menjadi contoh nyata dari pola kemitraan yang ingin terus diperluas ke berbagai sektor usaha.
Selain MoU, Pemkab Banjar juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah perusahaan besar yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjalin kemitraan dengan UMKM dan koperasi di Kabupaten Banjar. Langkah ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan lain untuk ikut serta dalam program serupa.
Peserta dan Harapan ke Depan
Acara berlangsung dengan penuh antusias. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran kepala SKPD terkait, para ketua asosiasi perusahaan dan UMKM Kabupaten Banjar, direksi perusahaan besar, serta puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor. Para peserta tidak hanya mengikuti sosialisasi, tetapi juga berdiskusi langsung mengenai potensi dan peluang kerja sama di masa depan.
Dengan adanya program Mitra Bungas Banjar, Pemkab Banjar optimis UMKM lokal akan semakin kuat, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
“Target kami ke depan bukan hanya menambah nilai investasi, tetapi juga memperluas jenis usaha yang bermitra, sehingga UMKM Banjar bisa menembus pasar regional bahkan nasional,” tutup Yudi Andrea.



