REDAKSI8.COM, TABALONG – Pekan Raya Tabalong 2025, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) ke-60 Kabupaten Tabalong, resmi ditutup pada Sabtu malam (7/12/2025) di Tanjung Expo Center.
Acara penutupan ini dimeriahkan dengan penampilan penyanyi Nadhif Basalamah, yang menghibur pengunjung dengan lagu populer “Sang Jaga Penjaga Hati”.
Selama sepekan, mulai 1 hingga 7 Desember, Pekan Raya Tabalong yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tabalong, telah menjadi ajang penting untuk memperkenalkan produk lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempromosikan pemberdayaan UMKM di daerah tersebut.
Pada malam penutupan, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, secara resmi menutup acara ini dan memberikan penghargaan kepada beberapa instansi yang berhasil menyajikan stand terbaik. Penghargaan tersebut diberikan dalam beberapa kategori, antara lain:
- Pelayanan Terbaik: Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabalong
- Penyajian Informasi Terbaik: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong
- Ramah Lingkungan: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong
- Pemasaran Produk Lokal atau UMKM Terbaik: DKUPP Tabalong
- Inovatif dan Kreatif: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong
- Favorit Pengunjung: PT AMTB Tabalong Bersinar Perseroda
Selain itu, Bupati Tabalong juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang berkunjung selama pekan raya berlangsung. “Alhamdulillah, saya melihat begitu banyak masyarakat yang datang dan mendukung acara ini. Antusiasme yang luar biasa,” ungkapnya.
Kepala DKUPP Tabalong, Soleh, menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk mendongkrak perekonomian daerah, khususnya dengan melibatkan para pelaku UMKM lokal.
“Pekan Raya Tabalong ini tidak hanya untuk mempromosikan produk, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal,” ujar Soleh.
Pekan Raya 2025 mencatatkan pencapaian yang menggembirakan dengan total transaksi yang mencapai Rp13,1 miliar, sebuah angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Ini adalah hasil yang sangat memuaskan. Para pelaku UMKM diharapkan untuk terus berinovasi dan berkreasi agar bisa meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka,” tambahnya.
Selama tujuh hari pelaksanaan, sebanyak 199 instansi dari berbagai sektor, mulai dari pemerintah provinsi dan kabupaten, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, hingga UMKM lokal, berpartisipasi dalam acara ini.
Keberhasilan Pekan Raya Tabalong 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati H Muhammad Noor Rifani juga menyampaikan harapannya agar Pekan Raya Tabalong ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan lebih sukses di masa depan.
“Dengan inovasi dan kreativitas para pelaku UMKM, saya yakin kita akan terus tumbuh dan berkembang, dan Tabalong akan semakin dikenal sebagai pusat ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan,” tutupnya.
Dengan penutupan yang meriah dan hasil yang menggembirakan, Pekan Raya Tabalong 2025 tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga merupakan momentum penting dalam mewujudkan visi Tabalong yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.



