REDAKSI8.COM, KOTABARU – Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli bersama Wakil Bupati Syairi Mukhlis memimpin panen perdana udang vaname di Tambak Klaster Sinar Empang, Desa Sungai Limau RT 004, Kecamatan Pulau Laut Timur, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak awal pengembangan budidaya udang vaname berbasis teknologi modern sekaligus memperkuat sektor perikanan budidaya sebagai penopang ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Panen perdana tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kotabaru, kepala SKPD, Dinas Perikanan, perwakilan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, camat, kepala desa, kelompok pembudidaya, investor, mitra usaha, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Rusli mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan tambak udang vaname di Desa Sungai Limau. Ia menilai budidaya udang vaname memiliki prospek besar untuk dikembangkan di wilayah Pulau Laut Timur.
“Program budidaya udang ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen mendukung percepatan pengembangan sektor perikanan budidaya karena memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Rusli.
Menurutnya, pengembangan tambak udang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha perikanan secara modern dan berkelanjutan.
Camat Pulau Laut Timur, Leilaneranti Arsyana, mengatakan kawasan tambak yang kini produktif merupakan hasil dukungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru sejak tahap awal pengembangan. Ia menyebut Desa Sungai Limau memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar sehingga layak dikembangkan sebagai salah satu sentra budidaya udang vaname di Kotabaru.
“Alhamdulillah, kawasan yang sebelumnya belum tergarap kini telah menjadi lokasi budidaya yang produktif. Selain menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi, usaha ini juga mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memberdayakan masyarakat desa,” katanya.
Ia berharap keberhasilan panen perdana tersebut dapat memotivasi generasi muda untuk terjun ke sektor perikanan budidaya yang memiliki prospek usaha dan pasar menjanjikan.



