REDAKSI8.COM – Bupati Banjar KH Khalilurrahman turun langsung ke lapangan, dalam rangka memonitor dan mengevaluasi proses pembangunan infrastruktur dan melihat proyek prioritas ke depan, Rabu (5/9/18).
Monitoring tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar Mokhamad Hilman, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Gt Ruspan Noor, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar Farid Soufian.
Lokasi yang pertama yang dikunjungi oleh Bupati Banjar yaitu peningkatan kapasitas ruas jalan Martapura – Bincau, dengan anggaran Rp. 4.912.978.000,00 dengan panjang jalan 4329 meter, lebar jalan 4 meter.
Peningkatan kapasitas ruas jalan tersebut dari sumber dana melalui DAK Reguler.
Untuk lokasi kedua adalah peningkatan kapasitas ruas jalan Karang Intan – Sei Alang dengan anggaran Rp. 2.975.036.000,00 dengan panjang 2055 meter dan jembatan penghubung, melalui DAK Reguler sebagai sumber dananya.

Lokasi selanjutnya adalah perbaikan jalan Desa Pulau Nyiur Kecamatan Karang Intan dengan nilai kontrak Rp. 464.258.000,00 dengan panjang jalan 830 meter dan lebar 3 meter menggunakan dana APBD.
Kemudian perbaikan jalan Desa Awang Bangkal Barat Kecamatan Karang Intan dengan nilai Rp. 463.922.000,00 dengan panjang jalan 885 lebar 4 meter menggunakan dana APBD.
Selain itu, ada pula perbaikan jalan pasar lama Kecamatan Karang Intan dengan nilai kontrak Rp. 1.178.366.000,00 dengan panjang 1.311 meter, menggunakan APBD.
Bupati Banjar KH Khalilurrahman mengatakan, infrastruktur ini adalah salah satu misi dan visinya sebagai bupati Banjar.
“Ada yang sedang dikerjakan dan ada yang sudah selesai, Alhamdulillah, tidak ada masalah dalam pengerjaan,” ungkapnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar Mokhamad Himan menyampaikan, meskipun keadaan keuangan / anggaran terbatas, namun ia berharap tahun 2018 ini kondisi jalan di Kabupaten Banjar dalam kondisi mantap.
“Kami diingatkan dengan perkataan bapak Bupati, dengan keadaan pendanaan yang ada, tetapi peningkatan kualitas dan kondisi jalan dalam keadaan mantap itu bisa ditingkatkan. Salah satu caranya kita meningkatkan mutu pelaksanaan pekerjaan,” beber Hilman.



