Rabu, 29 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Menjemput Asa di Jantung Meratus, Kisah Kesabaran Siswa SMPN 1 Paramasan Menghadapi Gangguan Sistem TKA

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
9 April 2026
A A
Menjemput Asa di Jantung Meratus, Kisah Kesabaran Siswa SMPN 1 Paramasan Menghadapi Gangguan Sistem TKA

Situasi hening dan fokus para siswa yang tengah mengerjakan TKA pasca terjadi gangguan teknis, di SMPN 1 Peralatan beberapa waktu lalu. Foto: Dok. SMPN 1 Peramasan.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

Kabut tipis masih menyelimuti Pegunungan Meratus ketika ruang Laboratorium Komputer SMPN 1 Paramasan mulai berdenyut.

Di tengah kesunyian pagi yang syahdu, satu per satu siswa kelas 9 melangkah masuk dengan seragam rapi.

Mereka duduk tegak di depan deretan laptop yang berjejer di atas meja kayu sederhana.

Di luar jendela, hijau pegunungan terbentang luas, kontras dengan suasana di dalam ruangan yang mulai diselimuti ketegangan.

LihatJuga :

No Content Available

Salah satu siswa, Akhmad Riduan (16), tampak gelisah di sudut ruangan.

Siswa asal Dusun Munggulahung, Desa Paramasan Bawah ini berkali-kali merapikan posisi duduknya, matanya tak lepas dari layar di hadapannya.

Bagi Riduan, ini bukan sekadar ujian biasa. Ini merupakan kali pertama ia mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Akan tetapi, asa itu sontak raib tak bersuara ditengah harapan dan dopamin menggebu.

Badai teknis datang tanpa suara, nama pengawas dan kartu login mendadak raib dari sistem.

Bagaimana kisah perjuangan Riduan dan kawan-kawan beserta para guru menghadapi badai teknis TKA? ikuti Redaksi8.com dalam menurunkan tulisannya.

REDAKSI8.COM, BANJAR – Perjuangan Riduan untuk sampai di titik Ia bisa mengikuti TKA tidak murah, ia mesti menaklukkan jalan berbatu dan jarak yang jauh dari dusun terpencil demi tiba lebih awal.

“Dari rumah saya memang sudah niat berangkat lebih awal. Takut terlambat dan ingin benar-benar siap ikut ujian TKA,” ungkapnya, Selasa (7/4/2026).

Awalnya, tepat pukul 05.50 WITA, sistem terlihat berjalan normal. Namun, ketenangan itu hanya bertahan 20 menit.

Tiba-tiba sistem menujukan nama pengawas dan kartu login mendadak raib.

Di ruang itu, tak ada keluhan. Tak ada riuh protes.

Para siswa memilih diam, memeluk kecemasan mereka dalam keheningan.

Riduan mengakui detak jantungnya sempat tak beraturan saat instruksi mulai mengerjakan soal tak kunjung datang.

“Sudah siap dari pagi, tapi belum bisa mulai. Jadi agak cemas juga,” ujarnya pelan sembari terus menggenggam mouse, seolah bersiap menerjang soal kapan saja.

Bagi anak-anak di pedalaman Meratus, hambatan teknologi adalah ujian tambahan selain materi pelajaran.

Namun, Riduan menolak menyerah pada keadaan.

“Saya ingin tetap ikut sampai selesai. Ini kesempatan penting, jadi harus dijalani dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Menurut Riduan, TKA merupakan anak tangga pertama untuk memanjat masa depan yang lebih cerah, melampaui bukit-bukit yang mengepung dusunnya.

“Meskipun tadi sempat ada kendala, saya tetap semangat. Yang penting bisa belajar dan mencoba,” tambahnya.

Rilo Adityo, sang Proktor TKA, sontak merespon peristiwa itu.

Ponselnya terus menempel di telinga, berkoordinasi cepat dengan tim teknis kabupaten.

Di hadapannya, puluhan mata siswa menatap penuh harap pada layar yang ‘membatu’.

“Momen itu cukup menegangkan. Tapi kami berusaha tetap tenang, supaya siswa juga tidak ikut panik,” ujar Rilo mengenang suasana genting tersebut.

Harapan mulai muncul pukul 07.00 WITA melalui solusi teknis sementara. Hingga akhirnya, pada pukul 09.30 WITA, misteri gangguan itu terjawab.

Sistem TKA Nasional sedang mengalami pemeliharaan serentak.

“Katanya sistem TKA Nasional tengah dalam proses pemulihan dan peningkatan secara serentak,” jelas Rilo.

Kesabaran panjang itu akhirnya terbayar tepat pukul 10.00 WITA.

Saat sistem dinyatakan pulih, sesi kedua pun dimulai tanpa kendala berarti.

Ruangan yang tadinya tegang berubah menjadi “medan perang” intelektual yang hening dan penuh konsentrasi.

Menanggapi drama pagi itu, Kepala SMPN 1 Paramasan, Rahmiatun, memandang kejadian ini dari perspektif berbeda.

Baginya, hambatan sistem justru menyingkap ketangguhan mental anak didiknya.

“Ini bukan hanya soal kesiapan teknologi, tapi juga mental. Kami sangat mengapresiasi tim proktor dan siswa yang tetap tenang dan kondusif,” beber Rahmiatun.

Pagi itu di Paramasan, pelajaran terpenting tidak muncul di layar laptop, melainkan tertulis di wajah-wajah siswa seperti Riduan.

Meski sinyal dan sistem bisa terputus, semangat untuk belajar tetap harus menyala tegak setinggi puncak Meratus.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Ratusan Gram Sabu Senilai Rp350 Juta di Tala Dimusnahkan

Ratusan Gram Sabu Senilai Rp350 Juta di Tala Dimusnahkan

by angga sasmita
28 Juli 2026

REDAKSI8.COM, TANAH LAUT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Laut menggelar konferensi pers di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah...

Kurir Narkoba Lintas Provinsi Dituntut 13,5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar di PN Banjarmasin

Kurir Narkoba Lintas Provinsi Dituntut 13,5 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar di PN Banjarmasin

by angga sasmita
28 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin kembali menggelar sidang lanjutan kasus peredaran narkotika lintas provinsi dengan agenda pembacaan...

Antisipasi ISPA Akibat Karhutla, Dinkes Kalsel Siagakan Layanan Kesehatan Gratis di Posko BPBD

Antisipasi ISPA Akibat Karhutla, Dinkes Kalsel Siagakan Layanan Kesehatan Gratis di Posko BPBD

by Irma Dahliana
28 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat layanan kesehatan selama penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In