REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan sekaligus mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi, Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar menggelar sosialisasi rencana peningkatan saluran drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum dimulainya pekerjaan konstruksi di lapangan. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat mengenai rencana proyek, sekaligus membuka ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan warga terdampak.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Andri Yunan Pratama, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk menjawab permasalahan genangan air yang selama ini mengganggu aktivitas warga, terutama saat curah hujan tinggi.
Menurutnya, peningkatan drainase tidak hanya sebatas perbaikan fisik saluran, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas tampung air, penataan aliran agar lebih lancar, serta penguatan struktur agar lebih tahan lama.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami rencana pekerjaan secara menyeluruh. Dengan begitu, pelaksanaan di lapangan nantinya bisa berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” jelas Andri.
Sosialisasi ini turut dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari instansi terkait, aparat TNI dan Polri, hingga masyarakat Gang Taufik yang akan merasakan langsung manfaat dari proyek tersebut. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur yang efektif dan tepat sasaran.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar, H. Ikhwansyah, yang hadir bersama Camat Martapura, menegaskan bahwa pembangunan drainase merupakan langkah strategis dalam penataan kawasan permukiman.
Ia menyebutkan, sistem drainase yang baik akan berdampak langsung pada kualitas lingkungan, termasuk mengurangi risiko banjir, menjaga kebersihan, dan meningkatkan kenyamanan hidup masyarakat.
IPemerintah daerah terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Drainase ini bukan hanya soal saluran air, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang sehat dan tertata,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Andri juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlangsungan fungsi drainase. Ia mengingatkan agar warga tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran dan menyebabkan genangan kembali terjadi.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan setelah pembangunan selesai,” tambahnya.
Antusiasme warga terlihat dalam sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari teknis pelaksanaan, durasi pekerjaan, hingga potensi dampak sementara selama proses konstruksi berlangsung.
Menanggapi hal tersebut, pihak Dinas PUPRP memastikan bahwa pekerjaan akan dilaksanakan secara terencana, dengan mempertimbangkan kenyamanan warga. Upaya juga akan dilakukan untuk meminimalisir gangguan terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka dan partisipasi aktif warga, proyek peningkatan drainase di Gang Taufik diharapkan dapat berjalan sesuai rencana.
Ke depan, pembangunan ini diharapkan mampu mengurangi genangan air secara signifikan, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan sehingga masyarakat dapat menikmati kawasan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.



