REDAKSI8.COM – Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani diwakili oleh Kepala Diskop UKM & Naker Kota Banjarbaru Drs M Fachrudin MM, membuka secara resmi Banjarbaru Job Fair Berinovasi 2018, di Lantai I Q Mall Banjarbaru, Jum’at (27/4/18).
Berdasarkan Permenakertrans No.07 tahun 2008 tentang Penempatan Tenaga Kerja Pasal 25 ayat (2), para pencari kerja tidak dipungut biaya (gratis) saat melamar pekerjaan.

Pencaker mengirimkan lamaran kerjanya ke dinas / instansi terkait, kemudian berkas-berkas lamaran yang masuk akan diperiksa oleh petugas, selanjutnya mengisi data pribadi, lalu menggali minat dan bakat.
Berkas yang harus dilengkapi oleh pencari kerja yaitu fotokopi KTP, fotokopi ijazah pendidikan terakhir, pas photo berwarna terbaru ukuran 3×4 cm sebanyak 2 lembar, fotokopi surat pengalaman bekerja bagi yang memiliki, hingga fotokopi sertifikat keterampilan bagi yang memiliki.
Banjarbaru Job Fair Berinovasi 2018 ini akan dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 27 April sampai 29 April 2018 dan dibuka pukul 10.00 WITA sampai 18.00 WITA.
Kepala Diskop UKM & Naker Kota Banjarbaru Drs M Fachrudin MM mengatakan, Banjarbaru Job Fair 2018 ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

”Hal ini tidak lepas dari tema Hari Jadi Kota Banjarbaru Ke-19, yakni Ayo! Kita Berinovasi untuk Banjarbaru yang melayani dan berkarakter. Inilah salah satu bentuk upaya Pemko Banjarbaru dalam melayani dan memfasilitasi masyarakat, khususnya para pencari kerja di Kota Banjarbaru dan Kalimantan Selatan umumnya,” ujar Fachrudin.
Banjarbaru Job Fair Berinovasi 2018 ini diikuti oleh sebanyak 28 perusahaan yang berada di sekitar Kota Banjarbaru. Dari 28 perusahaan tersebut, dibuka sekitar 300 lowongan kerja dari segala sektor.
”Baik dari sektor jasa ritel dan perdagangan, bahkan penempatannya bisa di dalam dan luar negeri. Selain itu ada pula kesempatan bekerja ke luar negeri dari Program G to G (program pemerintah, red), seperti perawat dan care worker serta melalui lembaga penempatan tenaga kerja Indonesia swasta,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, di Kota Banjarbaru saat ini ada kurang lebih 6.000 pencari kerja yang terdaftar pada Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru.
Meskipun demikian, dari sekian ribu pencari kerja tersebut, tidak semuanya berstatus pengangguran lantaran sebagian dari mereka masih mencari pekerjaan tetap atau yang memberikan gaji lebih tinggi, sehingga masih memerlukan kartu kuning.

”Job fair ini bukanlah tujuan utama, karena di sini hanya menyediakan sebagian kecil saja lapangan pekerjaan. Apabila belum ada yang cocok, masih banyak kesempatan kerja di luar sana dan jalan lain untuk mencapai kesuksesan, tidak hanya di job fair ini saja,” pungkasnya kemudian.
Tiriyat, seorang mahasiswa pencari kerja asal Kota Banjarmasin mengatakan, ia dan temannya datang ke Job Fair ini memang untuk mencari kerja.
”Kalau saya pribadi sih (mencari kerja) sesuai dengan keahlian saya di bidang komunikasi, jadi lihat-lihat yang ada komunikasinya. Kami dapat informasi Banjarbaru Job Fair 2018 dari media sosial. Semoga dengan adanya job fair ini, diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di wilayah Kalimantan Selatan,” beber Tiriyat. (dema)



