REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, turun langsung menemui para relawan yang tengah berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di posko relawan Jalan Karya Manuntung, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Minggu (30/8) siang.
Tak sekadar hadir memberikan suntikan semangat, Wali Kota Lisa menyalurkan dukungan dana dari kantong pribadinya untuk membantu operasional para relawan.


Sinergi sektor swasta turut memperkuat aksi penanganan di lapangan.
Kunjungan tersebut didampingi para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Rakat Kota Banjarbaru, yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan berupa obat-obatan dan logistik untuk mendukung kebutuhan operasional para petugas.
Bagi para relawan di lapangan, sinergi ini memberikan dampak mendalam.
Ketua Komunitas Relawan Liang Anggang, Andre, menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung yang diberikan Wali Kota Lisa.
“Khususnya komunitas relawan Liang Anggang sangat terbantu dengan kedatangan Ibu Wali Kota memberi support kami di lapangan. Bahwa ada andil dari pemerintah kepada kami relawan swasta khususnya,” ungkapnya.
Di tengah perjuangan penanggulangan karhutla, keselamatan dan kesehatan personel penanganan tetap menjadi prioritas utama.
Di hadapan para relawan, Wali Kota Lisa menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD), seperti masker dan perlengkapan keselamatan lainnya, saat bertugas.
“Pesan Ibu, untuk seluruh petugas relawan di lapangan, tetap menggunakan APD saat melaksanakan pemadaman karhutla. Gunakan masker dan alat perlengkapan lainnya,” ujar Wali Kota Lisa.
Ia mengingatkan para relawan supaya menjaga kesehatan dan keselamatan selama berada di lokasi karhutla.
“Ulun atas nama pribadi juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya buat seluruh relawan yang telah berkolaborasi, bersinergi, gotong royong untuk memadamkan karhutla di Kota Banjarbaru,” ucapnya.
Kehadiran pemerintah bersama unsur masyarakat dan dunia usaha menunjukkan penanganan karhutla bukan pekerjaan satu pihak.
Kolaborasi menjadi kekuatan utama untuk menghadapi ancaman api yang setiap saat dapat meluas.
Dari tengah kepungan asap dan lahan yang terus dibasahi, pesan yang dibawa Wali Kota Lisa sederhana namun tegas, relawan tidak berjuang sendirian.
Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha harus bergerak bersama memastikan Kota Banjarbaru tetap aman dari ancaman karhutla.



