Senin, 27 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Lima Bulan Setelah Tragedi Muara Kate, Masyarakat Adat Desak Kejelasan Hukum

Selma Mela by Selma Mela
15 April 2025
A A
Lima Bulan Setelah Tragedi Muara Kate, Masyarakat Adat Desak Kejelasan Hukum
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, SAMARINDA — Lima bulan telah berlalu sejak tragedi berdarah yang merenggut nyawa para tetua adat Dayak di Muara Kate.

Namun hingga hari ini, pelaku pembunuhan belum juga terungkap.

Perwakilan masyarakat adat Muara Kate menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum yang dinilai abai menegakkan keadilan.

Hal tersebut disampaikan oleh Warka Linus dalam konferensi pers Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AMAN VIII yang digelar di Kutai Adat Lawas Sumping Layang, Senin (14/04/2025) kemarin.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

“Kami berjuang mencari keadilan, tapi sampai hari ini tidak ada titik terang. Orang tua kami dibunuh, tapi siapa pelakunya? Siapa yang menyuruh? Tidak ada jawaban,” ucap Warka Linnus.

Ia menilai bahwa negara gagal menjalankan rule of law yang adil dan berpihak pada rakyat.

Sementara perusahaan yang diduga menjadi sumber konflik berhenti beroperasi bukan karena sanksi hukum, melainkan karena aksi hadang yang terus dilakukan oleh warga.

“Itu sangat menghina kami sebagai orang Dayak. Orang tua kami dibunuh saat tidur karena kelelahan. Tapi kami tetap berjuang, bahkan sampai mendirikan posko penjagaan sendiri di jalan raya,” lanjutnya.

Pernyataan ini disambut oleh Sekretaris Jenderal AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara), Rukka Sombolinggi.

Rukka menegaskan, ketika hukum negara gagal melindungi, maka masyarakat adat berhak melawan hukum yang menindas.

“Rule of law seharusnya berarti hukum yang dipercaya dan dijalankan masyarakat. Tapi dalam kondisi seperti ini, hukum tidak bisa diandalkan. Maka adalah kewajiban kita untuk melawan hukum yang tidak adil, hukum yang bertentangan dengan konstitusi dan dengan hukum adat kita sendiri,” tegas Rukka.

Ia juga menyoroti pentingnya pengesahan Undang-Undang Masyarakat Adat yang selama ini tertunda.

Undang-undang Masyarakat Adat adalah bentuk pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat yang kerap menjadi korban pembangunan.

“Jangan sampai hukum digunakan untuk menyikat warga. Situasi kita tidak sedang baik-baik saja. Kami minta pemerintah dan DPR segera hadir untuk memberikan keadilan bagi masyarakat adat,” pungkasnya.

Share27Tweet17Send

Related Posts

Belasan Kilogram Narkoba Senilai Miliaran Rupiah Dilebur Deterjen di Banjarmasin!

Belasan Kilogram Narkoba Senilai Miliaran Rupiah Dilebur Deterjen di Banjarmasin!

by angga sasmita
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin memusnahkan barang bukti narkoba hasil pengungkapan 14 kasus selama periode Juni hingga...

Kasus ISPA di Puskesmas Landasan Ulin Tembus 100 Pasien per Pekan, Dampak Musim Kemarau Mulai Terasa

Kasus ISPA di Puskesmas Landasan Ulin Tembus 100 Pasien per Pekan, Dampak Musim Kemarau Mulai Terasa

by Irma Dahliana
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Puskesmas Landasan Ulin mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mulai terlihat sejak awal bulan Mei...

Gangguan Listrik di Kalsel Diperkirakan Pulih Awal Agustus, Gubernur Minta Warga Hemat Pemakaian

Gangguan Listrik di Kalsel Diperkirakan Pulih Awal Agustus, Gubernur Minta Warga Hemat Pemakaian

by Irma Dahliana
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan listrik, terutama pada malam hari, menyusul pemadaman bergilir...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In