REDAKSI8.COM – Koramil 1006-11/ Aluh Aluh kembali melakukan program demplot untuk membantu pemerintah daerah berupaya dalam mendukung ketahanan pangan. Demplot ini saat ini dilakukan dengan menggunakan kebun demplot milik Koramil Aluh – Aluh.
Selain bagaimana melakukan pengolahan tanah, juga perawatan terhadap tanaman sekaligus memetik hasil tanaman sayur dan membuang gulma disekitar tanaman sayur – sayuran tersebut dipimpin langsung oleh Danramil, Jumat (11/9/2020).

Kapten Inf Edi Supriyadi mengatakan bahwa kegiatan ini bentuk keseriusan dukungan Kodim 1006/ Martapura dalam membantu pemerintah daerah melalui Koramil dan jajarannya, untuk menciptakan program cadangan pangan di masa pandemi Covid-19.
“Kebun demplot yang dibuat merupakan tanaman di area pekarangan rumah, sampai saat ini demplot tersebut sudah panen satu kali, seperti tanaman kacang panjang, timun, terong dan tomat, saat ini kita coba dengan menanam jagung,” tambahnya

Menurut Edi, hal tersebut juga salah satu metode penyuluhan, memberi contoh untuk memotivasi semangat kepada masyarakat agar dapat berperan aktif meningkatkan swasembada pangan di wilayahnya melalui program ketahanan pangan, memanfaatkan pekarangan,” jelasnya.
Salah seorang mantri tani petugas PPL, Ahmad Rifani mengatakan sangat mendukung apa yang dilakukan oleh anggota TNI, peran mereka sangat besar dampak pada ekonomi masyarakat saat ini.
“Sejauh ini demplot tersebut sudah tampak hasilnya, kami akan terus membantu Koramil Aluh-Aluh untuk menjalankan program ini, tetapi itu semua juga tak terlepas dari dukungan semua pihak,” ungkapnya
“Atas dukungan semua pihak yang telah memberikan Support, kami ucapkan terimakasih sehingga kebun demplot ini dapat terlaksana dengan baik,” jelasnya
Hari ini, sambungnya, kita lihat beberapa bibit juga sedang ditanam seperti jagung manis. Kata masyarakat disini, rencana akan disarankan juga kepada pak Danramil untuk mencoba menanam kol, melihat tanahnya subur.
“Ya, Secara ekonomis, pemanfaatan lahan kosong yang ada disekitar kita secara tidak langsung dapat mengurangi pengeluaran pembelanjaan rumah tangga kita terhadap kebutuhan pokok sehari-hari,” tutupnya.



