REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pertama yang terletak di Kelurahan Landasan Ulin Timur dengan waktu kurang lebih 3 sampai 4 bulan.
Terhitung sejak peletakan batu pertamanya pada 17 Oktober 2025 lalu, dengan pembangunan meliputi gudang, gerai, dan kelengkapan lainnya.
Ketua Koperasi Merah Putih (KMP) Landasan Ulin Timur, M Rochimin mengatakan, progres proyek pembangunan bangunan koperasi saat ini sudah mencapai 5 persen.
“Cakar ayam sudah tertanam semuanya, sebentar lagi akan pengecoran, tetapi kata tukang itu pembangunnya diperkirakan memakan waktu kurang lebih 3-4 bulan selesai,” ujarnya, Selasa (25/11/25).
Jika gerai koperasi telah terbangun, maka segala bahan pangan dan bahan pokok (bapok) untuk keperluan maupun kebutuhan masyarakat sehari-hari akan disediakan.
“Sekarang di ruko sementara kami di Jalan Trikora sudah ada menjual telur, gula, minyak, bawang merah, bawang putih. Keperluan harian ada mie dan lain sebagainya lengkap insyaAllah,” sebutnya.
Ia mengakui, pencairan dana Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pembiayaan sebesar Rp3 miliar per Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dari masih belum diberikan oleh pusat.
Sementara modal yang berjalan di KPM Landasan Ulin Timur berasal dari dana simpanan anggota, mulai dari simpanan pokok dan simpanan wajib.
“Sejauh ini menggunakan simpanan pokok dari anggota, simpanan wajib, sedikit-sedikit kita putar dulu, makanya belum bisa menyiapkan barang banyak,” ungkapnya.
Meski begitu, dirinya juga berharap, dana pusat tersebut bisa segera terealisasi dan tersalurkan bagi KMP yang memang sudah berjalan operasionalnya dan dapat diprioritaskan, seperti KMP Landasan Ulin Timur ini.
“Harapannya, jangan disertakan dengan koperasi yang belum berjalan. Kami sangat perlu sekali, sangat membutuhkan sekali kucuran dana untuk secepatnya koperasi ini untuk berkembang,” tutupnya.



