REDAKSI8.COM – Dandim 1006/ Banjar Letkol Inf Imam Muchtarom memaknai bahwa HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sendiri bukan bentuk sebuah hadiah melainkan wujud terhadap tetes keringat dan darah para pahlawan untuk kemerdekaan Indonesia.
Menginjak usia kemerdekaan yang sudah berusia 76 tahun, seyogyanya para penerus bangsa dapat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam tongkat estafet yang diberikan.

Disampaikan Dandim 1006/ Banjar saat usai mengikuti upacara Detik – detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Ruang Terbuka Hijau (RTH) bersama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banjar.
“Pesan kami kepada pemuda milenial sebagai penerus bangsa pertahankan “Merah Putih” sampai pada titik terakhir, karena kita sudah menjadi bangsa yang sangat besar,” ucapnya
Ia menjelaskan bahwa kita sudah semestinya memberikan kebanggaan kepada pejuang terdahulu yakni Veteran kemerdekaan, karena jasa dan perjuangan mereka kita ada.
Dandim berharap, di masa pandemi Covid -19 yang belum berakhir tetap harus waspada dan tetap menjadi pelopor dalam penegakan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes).
Sersan Kepala (Purn) Abdul Razak Veteran Kemerdekaan Seroja Timur – Timur 1974 – 1975 menyampaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke -76 momen bersejarah terbaik bagi pejuang para veteran yang rela bertaruh nyawa demi merebut kemerdekaan Indonesia.
“Sebagai penerus pejuang bangsa, saya juga menitip pesan untuk anak – anakku pemuda harapan bangsa. Teruskan perjuangan kami, jauhi narkoba, terus berkarya membangun bangsa ini, sejarah perjuangan dapat dijadikan sebagai landasan demi membangun daerah menuju makna kemerdekaan.
“Oleh karena itu, para pemuda jadilah suatu pemuda yang siap menerima tugas sebagai agen perubahan demi membangun negara,” tuturnya



