REDAKSI8.COM, ARAFAH — Hamparan Padang Arafah menjadi saksi kekhusyukan ribuan jemaah haji, termasuk rombongan Kloter BDJ 08, saat melaksanakan rangkaian ibadah wukuf yang merupakan puncak dari seluruh prosesi haji. Dalam suasana yang penuh haru dan penghambaan, para jemaah memanjatkan doa, zikir, serta harapan terbaik kepada Allah SWT.
Rangkaian ibadah dimulai dengan khutbah wukuf yang berlangsung khidmat di tenda utama jemaah BDJ 08. Bertindak sebagai imam salat adalah Tuan Guru Bahrul Ilmi, sementara khutbah wukuf disampaikan oleh Dr. H. Fahmo Hamdo, Lc., M.A. Adapun tugas muazzin dipercayakan kepada Agus Syamsudin Majid, M.E.

Dalam khutbahnya, Dr. Fahmo Hamdo mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan momentum wukuf sebagai waktu terbaik memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Allah SWT. Ia menekankan pentingnya memperbanyak istighfar, menjaga lisan, memperkuat kesabaran, serta memanfaatkan setiap detik di Arafah dengan doa-doa terbaik.
“Wukuf di Arafah bukan sekadar berkumpul di satu tempat, tetapi momentum penghambaan paling agung dalam ibadah haji. Di sinilah manusia datang dengan kerendahan hati, memohon ampunan dan rahmat Allah SWT,” pesan beliau di hadapan para jemaah.

Suasana haru begitu terasa sepanjang pelaksanaan ibadah. Banyak jemaah tampak meneteskan air mata saat lantunan doa dan talbiyah menggema di dalam tenda. Dengan penuh kekhusyukan, para jemaah mengikuti khutbah, melaksanakan salat jamak qashar Zuhur dan Asar, kemudian melanjutkan dengan zikir, membaca Al-Qur’an, dan doa bersama.
Meski cuaca di Arafah cukup terik, semangat ibadah para jemaah tetap tinggi. Petugas Kloter BDJ 08 terus bersiaga memberikan pelayanan maksimal demi memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan aman.
Pendampingan khusus juga diberikan kepada jemaah lansia, disabilitas, serta perempuan agar mereka tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman. Tim kesehatan kloter secara aktif melakukan pemantauan kondisi jemaah dan memastikan kebutuhan medis terpenuhi selama pelaksanaan wukuf.
Kebersamaan antara petugas dan jemaah terlihat semakin erat pada momentum sakral tersebut. Seluruh perangkat kloter bahu-membahu membantu jemaah, mulai dari pengaturan ibadah, distribusi konsumsi, hingga pelayanan kesehatan.
Wukuf di Arafah sendiri merupakan rukun utama dalam ibadah haji. Rasulullah SAW bahkan menegaskan bahwa “haji adalah Arafah”, yang menunjukkan betapa penting dan agungnya momentum ini bagi seluruh umat Islam yang menunaikan ibadah haji.
Dengan penuh harapan, jemaah Kloter BDJ 08 memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah haji tahun 1447 Hijriah berjalan lancar dan seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur.
1
11



