REDAKSI8.COM – Ketua Pengurus MKKS SMP/MTs Kota Banjarbaru Undi Sukarya, saat Silaturahmi dan Perkenalan dengan Wakil Walikota Banjarbaru, Wartono menanyakan terkait jadwal dan status syatat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masing-masing sekolah.
Melihat, jumlah SMP Negeri di Banjarbaru yang berjumlah 14 SMP, sekolah swasta 11 terdiri dari SMP Islam terpadu 9, SMP Kristen ada 2 dan 14 sekolah MTs.

Pihaknya sudah mendapat penjelasan melalui video dari Wali Kota Banjarbaru terkait jadwal PTM di mundurkan.
Hanya saja para orang tua siswa yang mungkin tidak mendapatkan langsung informasi itu terus menanyakan kapan kegiatan PTM mulai di jalankan kepada pihak sekolah.
Sementara pihak sekolah telah dilakkukan supervisi untuk mengecek kesiapan PTM di sekolah-sekolah. Namun pihak sekolah belum juga dapat laporan ataupun informasi balik dari satgas covid.
“Apakah sekolah kami dinyatakan betul-betul memenuhi syarat-syarat untuk PTM atau tidak, kalau kami pihak sekolah belum siap ataupun ada kekurangan yang disampaikan,” terangnya di Ruang Tamu Walikota Banjarbaru, Senin (19/7).
“Maka pihak sekolah bisa mempersiapkan kembali apa-apa yang kurang sehingga kami dapat memenuhi persyaratan dari PTM tersebut,” sambungnya.
Undi Sukarya mengharapkan kepada satgas covid dapat mengecek juga MTs yang ada di Banjarbaru dalam rangka kesiapannya terkait PTM.
Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono Terkait PTM yang disampaikan dari Pengurus MKKS SMP/MTs Kota Banjarbaru dan juga orang tua siswa, akan terlebih dulu mendiskusikannya dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan juga berkoordinasi serta meminta masukan dari Forkopimda terkait PTM.
“Soalnya kita tidak ingin nantinya ada cluster baru di dunia pendidikan dan keluarga, karena itu kita juga harus hati-hati dan juga bijak dalam mengambil setiap keputusan terkait PTM ini,” tandas Wartono.



