Jumat, 3 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Karhutla Kalsel Masih Aman, BPBD Fokus Pantau Tinggi Muka Air Lahan Gambut

Irma Dahliana by Irma Dahliana
30 April 2026
A A
Karhutla Kalsel Masih Aman, BPBD Fokus Pantau Tinggi Muka Air Lahan Gambut

Pemantauan kondisi titik panas lewat Warning Receiver System di Kantor BPBD Kalsel, Rabu (29/4/26). Foto: Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, KALSEL – Meski suhu udara mulai meningkat, risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga akhir April 2026 terpantau masih terkendali.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel memastikan belum ada wilayah yang berstatus siaga darurat, dengan fokus pengawasan pada kondisi kelembapan lahan gambut.

Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra menegaskan, situasi karhutla masih relatif aman.

Bahkan curah hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah menjadi faktor utama menekan potensi kebakaran, meski tren suhu udara menunjukkan peningkatan.

LihatJuga :

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

Reses DPRD Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Warga Prioritaskan Jalan, Air Bersih, dan Penerangan Jalan

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

BPBD Kalsel Siapkan Apel dan Simulasi Karhutla, Status Siaga Darurat Belum Ditetapkan

“Memang kita rasakan udara cukup panas, namun alhamdulillah di daerah kita masih terjadi hujan. Sehingga risiko karhutla masih cukup rendah dan suhu permukaan masih relatif aman,” ujarnya, Rabu (29/4/26).

Berdasarkan pantauan satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kenaikan suhu permukaan memang terdeteksi, namun belum berada pada level yang mengkhawatirkan karena kelembapan lahan masih terjaga dengan baik.

“Memang diprediksikan puncak kemarau terjadi di pertengahan Mei ini, sampai dengan nanti menurun di bulan September ya, tapi terakhir saat ini memang masih relatif aman,” ungkapnya.

Ronny menjelaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) belum menetapkan status siaga darurat maupun mendirikan posko khusus karhutla.

Namun, langkah antisipasi terus diperkuat, terutama melalui patroli rutin di kawasan rawan, khususnya lahan gambut.

Selain itu, pengawasan juga difokuskan pada tinggi muka air sebagai indikator utama kondisi lahan, selama tingkat perendaman masih mencukupi, potensi kebakaran dinilai dapat ditekan.

“Kita asumsikan apabila tinggi muka air masih mencukupi batas perendaman maka lahan gambut itu masih basah, sehingga potensi terjadinya karhutla di lahan gambut masih dapat dihindari,” jelasnya.

Saat ini, tinggi muka air di lahan gambut terpantau stabil pada kisaran 40 sentimeter hingga 1,5 meter, dan menunjukkan kondisi lahan masih cukup basah.

Meski demikian, BPBD telah menyiapkan langkah lanjutan apabila terjadi penurunan signifikan pada tinggi muka air, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga kelembapan lahan.

“Namun apabila kita temukan nantinya tinggi muka air mulai turun, kami akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk melakukan pembukaan pintu air untuk perendaman kanal-kanal yang ada di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor,” tuturnya.

Di sisi lain, laporan kebakaran yang masuk sejauh ini masih berskala kecil dan dapat ditangani dengan cepat oleh tim gabungan di daerah.

“Kami bersama kawan-kawan di Kabupaten/Kota tetap bersiaga dan siap mengantisipasi segala potensi karhutla di daerah masing-masing, terutama di titik yang suhu permukaannya terpantau tinggi,” pungkasnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

BPBD Kalsel Siapkan Apel dan Simulasi Karhutla, Status Siaga Darurat Belum Ditetapkan

BPBD Kalsel Siapkan Apel dan Simulasi Karhutla, Status Siaga Darurat Belum Ditetapkan

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi, Apel, dan...

Disdag Kalsel Siapkan Mitigasi, Koordinasi Lintas Instansi Tindak Lanjuti Keluhan Peternak Telur

Disdag Kalsel Siapkan Mitigasi, Koordinasi Lintas Instansi Tindak Lanjuti Keluhan Peternak Telur

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melakukan mitigasi dan koordinasi lintas instansi sebagai tindak lanjut...

Pinsar Kalsel Usulkan Harga Acuan Telur Dibedakan per Zona, Sesuaikan Biaya Produksi Daerah

Pinsar Kalsel Usulkan Harga Acuan Telur Dibedakan per Zona, Sesuaikan Biaya Produksi Daerah

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengusulkan agar Pemerintah menetapkan harga acuan telur ayam...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In