Selasa, 1 September 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Kaji Kebijakan Efisiensi dan MBG Milik Prabowo, HMI Banjarbaru: Pemerintah Harus Lakukan Evaluasi

Irma Dahliana by Irma Dahliana
19 Februari 2025
A A
Kaji Kebijakan Efisiensi dan MBG Milik Prabowo, HMI Banjarbaru: Pemerintah Harus Lakukan Evaluasi

Diskusi HMI Banjarbaru saat mengkaji program MBG dan Efisiensi Anggaran di Kota Banjarbaru, Selasa (18/2/25). Foto: HMI Banjarbaru

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Adanya kebijakan efisiensi anggaran belanja negara yang diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto pada 22 Januari 2025 lalu memunculkan berbagai perhatian publik.

Salah satunya menjadi perhatian bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjarbaru yang langsung mengkaji terkait program anggaran kementerian dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hasil kajian pun diutarakan oleh perwakilan anggota HMI Banjarbaru, Satrio Ajie Bramanto dan Muhammad Faisal Rahman dalam keterangannya, Selasa (18/2/25).

Satrio menjelaskan, efisiensi anggaran pendidikan dan beberapa Kementerian lainnya yaitu senilai Rp306,7 Triliun ini menimbulkan persoalan besar hingga memicu berbagai dampak kepada masyarakat Indonesia.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Sebab, pendidikan yang harusnya menjadi salah satu aspek penting dan prioritas dalam pembangunan negara ini untuk mencapai Indonesia Emas 2045, katanya justru hanya menjadi aspek penunjang dalam program strategis nasional kepemimpinan Prabowo dan Gibran.

“Polemik dan efek domino ini membuat HMI Banjarbaru melakukan kajian yang menghasilkan kritik tegas serta evaluasi kepada Pemerintahan Prabowo yang baru berjalan 100 hari lebih,” ujarnya.

Menurutnya, ada dua faktor utama yang menyebabkan efisiensi anggaran, yakni ‘gemuknya’ Kementerian yang dibentuk oleh presiden dan wakil presiden, kemudian Program Makan Bergizi Gratis yang membutuhkan anggaran sebesar Rp400 triliun per tahun.

“Dua faktor ini tidak dapat diterima langsung oleh masyarakat luas, yang mana melahirkan situasi dilematis terkhusus di dunia Pendidikan yang terkena dampak langsung dari efisiensi anggaran ini,” jelasnya.

“Gemuknya struktur Kabinet Merah Putih dengan total 48 kementerian ditambah badan-badan baru dan beberapa staf khusus jelas membutuhkan biaya besar untuk bisa menjalankan roda pemerintahan,” tambahnya.

Demikian, HMI Cabang Banjarbaru menilai perlu adanya evaluasi besar terhadap keputusan dan kebijakan presiden Prabowo dalam menambah jumlah Kementerian dan Badan-Badan, serta Staf Khusus.

“Jangan sampai keputusan dan kebijakan yang seharusnya mampu menyelesaikan persoalan bangsa, justru hanya menjadi ajang bagi-bagi kue yang dilakukan oleh Presiden dengan dalih membentuk Zaken Kabinet (Kabinet yang diisi oleh para ahli),” tuturnya.

Senada, Muhammad Faisal Rahman, menambahkan, alokasi efisiensi anggaran sebesar Rp306,7 triliun ini diproyeksikan untuk program Makan Bergizi Gratis.

Program MBG sendiri membutuhkan dana sebesar Rp400 triliun pertahun. Pada dasarnya program MBG adalah program yang sangat bagus melihat dari sisi sasaran dan target, yang mana ingin menghadirkan ketersediaan dan jaminan gizi bagi seluruh anak di Indonesia.

“Akan tetapi, dalam eksekusinya ditemui banyak kejanggalan dan ketidak-tepatan. Badan Gizi Nasional (BGN) dibentuk sebagai badan yang menjadi jenderal dalam eksekusi program makan bergizi gratis,” ungkapnya.

Program MBG menurutnya sebagai program yang visioner karena ingin menjamin nutrisi anak-anak agar menjadi generasi penerus pada Indonesia Emas 2045, namun nyatanya program ini tidak sepenuhnya tepat sasaran.

“Program MBG dengan konsep pemberian menyeluruh (Universal Coverage) kepada setiap anak di Indonesia tanpa terkecuali justru memperlihatkan inefisiensi anggaran dan jika yang menjadi fokus adalah perbaikan nutrisi pada anak untuk mencegah stunting,” tegasnya.

Karena itu, HMI Cabang Banjarbaru menilai seharusnya program MBG dilakukan secara by target.

“Ada tiga target yang bisa disasar agar pelaksanaan MBG lebih efektif dan efisien yaitu ibu hamil, anak sekolah di zona 3T, dan orang tua yang memiliki penghasilan kurang dari Rp2 juta,” sebutnya.

Sehingga, Pemerintah harus melakukan evaluasi serta rekonstruksi konsep pelaksanaan Makan Bergizi Gratis.

Dengan melakukan evaluasi serta rekonstruksi konsep, program ini akan menjadi lebih efektif dan efisien, serta tidak memerlukan adanya efisiensi anggaran secara ekstrim dari Kementerian.

Seperti halnya di sektor pendidikan yang akan menerima efek domino positif dari hal ini apabila terjadi demikian.

“Dimana kualitas Pendidikan di Indonesia akan mampu didorong untuk terus maju seraya memberikan jaminan nutrisi bagi anak-anak di negeri ini,” tandasnya.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Bupati Kotabaru Lakukan Penandatanganan Adendum Nota Kesepakatan Bersama Proyek Strategis di Kalsel

Bupati Kotabaru Lakukan Penandatanganan Adendum Nota Kesepakatan Bersama Proyek Strategis di Kalsel

by Gilang Romadhon
1 September 2026

REDAKSI8.COM, KOTABARU - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, menandatangani Adendum Nota Kesepakatan Bersama Pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan-Pulau Laut dan...

DPRD Kotabaru Setujui Raperda Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

DPRD Kotabaru Setujui Raperda Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

by Gilang Romadhon
1 September 2026

REDAKSI8.COM, KOTABARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan...

Disdik Kalteng Pilih Mundurkan Jam Masuk Sekolah Dibanding Meliburkan Siswa Saat Kabut Asap

Disdik Kalteng Pilih Mundurkan Jam Masuk Sekolah Dibanding Meliburkan Siswa Saat Kabut Asap

by Ramadhani MTD.
1 September 2026

REDAKSI8.COM, PALANGKA RAYA — Viral, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Reza Prabowo memutuskan untuk tidak meliburkan kegiatan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In