REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Peristiwa truk kontrainer terbalik didepan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Landasan Ulin Selatan, Kota Banjarbaru pada pukul 11.11 Wita siang menyebabkan 11 korban mengalami luka-luka.
Truk yang membawa kontainer ini tiba-tiba terbalik saat jam pulang sekolah dan menimpa siswa hingga pedagang jajanan SD.

Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono menjelaskan, kronologis kejadian berawal saat truk kontainer melintas dari arah Bati-bati menuju ke Banjarmasin.
“Kita mengumpulkan keterangan maupun bukti-bukti di lapangan,” ujarnya, Kamis (14/8/25).
Ia menjelaskan, ketika truk tersebut melintas, kontainer yang dibawa menyangkut ranting pohon yang berada persis didepan gerbang sekolah SDN 1 Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru.
Alhasil, kontainer yang isinya kosong jatuh menimpa anak-anak yang berdiri di pinggir jalan gerbang sekolah.
“Kontainer tersebut sangkut di ranting pohon, membuat kontainer jatuh tertahan di batang pohon, pada saat itu anak-anak baru pulang sekolah, belanja didepan SD,” ungkapnya.
Kendati demikian, pihaknya telah mengamankan supir yang mengemudikan truk kontainer untuk dimintai keterangan di Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru.
“Masih kita dalami untuk lain-lainnya, untuk prosesnya masih dalam penyelidikan,” ucapnya.
Adanya peristiwa itu, AKP Emang mengimbau agar para sopir yang melihas di kawasan sekolah untuk lebih berhati-hati, serta mengurangi laju kendaraannya.
“Untuk para sopir perhatikan jam-jam masuk jalan, pada saat jam rawan, pada kecepatan tertentu atau saat mau melintas itu dikurangi kecepatannya, ikuti apa yang sudah menjadi imbauan Pemerintah atau petugas,” imbaunya.
Sementara itu, salah satu pedagang sekaligus saksi mata, Udin mengaku semua dagangan dan kendaraan bermotornya ikut tertimpa kontainer.
“Ada korban anak-anak 6 orang dan terjepit satu luka-luka kakinya. Jualan ulun habis sama kendaraannya, kendaraan tiga buah sama didepan,” katanya.
Senada, satpam yang kerap menbantu anak-anak menyebrang jalan, Alus juga mengaku terkejut atas kejadian yang tiba-tiba terjadi dengan begitu cepat.
“Saya ingin menyebrangkan anak-anak ada berlima, saat saya hadap belakang tidak melihat lagi truk kontainer ini tiba-tiba jatuh bersuara keras, langsung ku rangkul anak-anak itu ku bawa,” ungkapnya.
Informasi sementara, hingga saat ini sudah ada 11 korban anak-anak yang mengalami luka-luka, dan para korban semuanya telah dilarikan ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru.



