REDAKSI8.COM – Menghadapi musim kemarau, Dinas Perikanan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan menghimbau kepada pembudidaya ikan gara mengatur penebaran bibit ikan untuk mengatasi berdampak kepada kematian ikan.
Dalam beberapa tahun terkhir ini, disaat musim kemarau, sering terjadi kematian ikan akibat debit air menurun, apalagi saat ada pembersihan bendungan riam kanan penggunanan saluran irigasi untuk kepentingan karhutla.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banjar Mohammad Riza Dauly, Rabu (10/6/2020) bahwa tidak berapa lama lagi akan masuk musim kemarau, kita harus melakukan antisipasi terkait musim kemarau tersebut, apalagi saat musim kemarau debit air menurun.
“Akibat debit air menurun saat kemarau, maka akan berdampak kepada pembudidaya ikan didaerah aliran sungai Riam Kanan dan sungai Martapura, tentunya akan terjadi matinya ikan,” ungkapnya
“Kita menghimbau kepada pembudidaya agar mengatur siklos tebar, apalagi akan ada rencana pembersihan bendungan Riam Kanan yang akan dilakaun pada pertengahan bulan Juli sampai dengan pertengahan bulan Agustus,” tambahnya
“Akibat musim kemarau ditambah pembersihan tersebut, maka akan berdampak kepada menurunnya debit air sungai Riam kanan dan sungai Martapura,” ungkapnya
Riza Dauly menghimbauan agar mengatur siklos penebaran benih, yang sudah siap panin agar di panin, yang masih belum bisa dilakukan panin agarmemberi obat obatan ikan, baik itu vitamin c maupun pribiotik agar daya tahan tubuh ikan lebih baik.



