Rabu, 12 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Harga Kopi Diprediksi Tetap Mahal Hingga Akhir Tahun 2024

Irma Dahliana by Irma Dahliana
31 Juli 2024
A A
Harga Kopi Diprediksi Tetap Mahal Hingga Akhir Tahun 2024

Produk biji kopi yang dihasilkan oleh petani di Jalan Sidodadi, Kota Banjarbaru. Rabu (31/7/24). Foto : Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dampak perubahan iklim membuat hasil panen biji kopi di tahun 2023 menjadi tidak maksimal seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu dikarenakan curah hujan pada tahun 2023 telalu tinggi menyebabkan bunga kopi yang akan menjadi bakal buah berjatuhan.

Seorang petani biji kopi di Jalan Sidodadi, Kota Banjarbaru, Dwi Putra Kurniawan mengatakan, meski di tahun 2023 produksi kopi tidak masimal, namun di awal tahun 2024 terjadi peningkatan, naik 20 persen hingga 25 persen.

“Tetapi di semester satu tahun 2024 dengan cuaca yang lebih kondusif, ada cuaca panas dan hujan yang seimbang insyaallah hasil kopi kita di Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mekar kembali, bahkan kami memprediksi produksi akan lebih meningkat,” katanya. Rabu (31/7/24).

LihatJuga :

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Dibalik Kurban PLN UID Kalselteng, Ada Senyum Penerima yang Turut Merayakan Idul Adha

Menurutnya, hasil produksi kopi pada tahun 2023 berkurang antara 10 persen sampai 20 persen.

Dia menghitung, 1000 pohon mesti menghasilkan 1 ton, tetapi berkurang menjadi 800 kilogram.

“Itu 20 persenan berkurang dari kondisi normal, kalau normal harga kopi Rp50 ribu 1 kilogram ditingkat petani, tetapi kemarin diawal tahun itu sudah harga Rp70 ribu per kilogram,” jelasnya.

Meski demikian, Dwi mengaku sangat senang dan bahagia karena adanya peningkatan harga jual, sehingga dapat mensejahterakan bagi para petani kopi.

Pasalnya, tidak hanya di wilayah Kalsel, tapi di tingkat dunia pun harga kopi akan naik.

Demikian apabila pasar global meningkat, maka secara otomatis pasar nasional juga ikut meningkat.

“Jadi setiap ada kenaikan harga kopi itu menjadi harga dasar lagi, malah kopi ini ditahun 2024 di bulan Juni sudah di hargai Rp75 ribu per kilogram, jadi naik lagi dari sebelumnya Rp70 ribu,” ujarnya.

Sementara, pada akhir tahun 2024 nanti diperkirakan harga kopi yang termurah seperti beras kopi Robusta itu akan menyentuh angka Rp80 ribu per kilogram.

“Jika kita bandingkan dari tahun 2023 Rp50 ribu, malah di 2024 nanti kalau ditutup insyaallah harganya bisa menyentuh Rp80 ribu per kilogram,” ucapnya.

Lebih jauh Dwi menerangkan, mengapa harga kopi terus mengalami kenaikan, itu karena biasanya diluar negeri dengan otomatis akan menyentok kopinya, sehingga harga kontrak meningkat selama satu tahun.

Tak hanya itu, kopi itu sebenarnya 70 persen adalah kopi dari Indonesia tetapi pemasarannya lari ke pasar luar negeri, termasuk kopi dari Kalimantan Selatan.

“Jadi harga kopi dunia belum pernah turun drastis tapi yang stabil malah ada, kalau kita melihat dari kontrak-kontrak di semester 1 itu malah di harga Rp70 ribu dan Rp80 ribu sudah terjadi. Jadi kemungkinan di akhir tahun pun harga kopi terendah Rp80 ribu,” tuturnya.

Konsumen yang membeli kopinya lebih jauh, berasal dari usaha-usaha seperti Cafe, Kedai, dan tamu-tamu hotel yang tinggal di luar daerah Kalsel.

“Kita baru kemarin mengirim di bulan Juli ke Yaman, jadi pengiriman melalui Jakarta nanti di transit ke Yaman,” pungkasnya.

Share61Tweet38Send

Related Posts

Cafe di Jalan Kasuari Banjarbaru Hangus Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Cafe di Jalan Kasuari Banjarbaru Hangus Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

by Irma Dahliana
12 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Sebuah Cafe Soari yang berada di Jalan Kasuari, Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, hangus terbakar...

Cafe di Jalan Kasuari Banjarbaru Hangus Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Cafe di Jalan Kasuari Banjarbaru Hangus Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

by Irma Dahliana
12 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Sebuah Cafe Soari yang berada di Jalan Kasuari, Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, hangus terbakar...

Kalsel Bidik Kemandirian Sektor Perikanan, Dari Buru Recehan PAD Hingga Manuver Budidaya Pepuyu

Kalsel Bidik Kemandirian Sektor Perikanan, Dari Buru Recehan PAD Hingga Manuver Budidaya Pepuyu

by angga sasmita
12 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Selatan hingga kini masih berjuang melepaskan diri dari bayang-bayang tantangan klasik...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In