Kamis, 9 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Festival Musik Panting, Melestarikan Musik Tradisional Diantara ‘Nyaringnya’ Musik Modern

Tim Redaksi8.com by Tim Redaksi8.com
27 November 2019
A A
Festival Musik Panting, Melestarikan Musik Tradisional Diantara ‘Nyaringnya’ Musik Modern
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Indonesia memiliki begitu banyak ragam seni dan budaya. Tak heran jika banyak wisatawan asing/mancanegara, yang menghabiskan waktu liburannya atau menikmati begitu indahnya keberagaman seni budaya di Indonesia.

Berbicara mengenai seni dan budaya tradisional, di Kalimantan Selatan juga memiliki banyak ragam seni dan budaya, dari seni tari daerah sampai seni musik panting.

Nah, baru baru tadi, salah satu kota di Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, mengadakan Festival Musik Panting se-Kalimantan Selatan di Panggung Bundar Kawasan Minggu Raya (MGR) Banjarbaru.

Festival Musik Panting yang diadakan oleh Disporabudpar Kota Banjarbaru bekerja sama dengan Dewan Kesenian Daerah Banjarbaru ini patut kita apresiasi dan acungi dua jempol. Bagaimana tidak, dengan diadakannya Festival Musik Panting ini, Pemerintah Kota Banjarbaru turut serta dalam melestarikan seni dan budaya yang ada di Kalimantan Selatan agar tak lekang dan hilang ditelan oleh zaman dan ‘nyaringnya’ musik modern saat ini.

LihatJuga :

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Rektor ULM Kukuhkan 1.053 Wisudawan pada Wisuda ke-130

Ambisi Living Museum Intan Trisakti Pumpung Cempaka Cari Jalan Keluar

Banjarbaru Kian Serius Tangani Masalah Reklame

Festival Musik Panting ini diikuti sebanyak 10 peserta, yakni Musik Panting Taparuhuy Banjarmasin, SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin, Fajar Harapan Martapura, Spenfourta Martapura, Dundang Maniring Banjarmasin, Mayang Maurai Banjarbaru, Sanggar Kambang Kananga Bati-Bati, Sanggar Ar-Rumi Martapura, Kalalapon Martapura, dan Junjungan Naga Pusaka Gambut/Martapura

Menariknya, ada 1 grup musik panting peserta yang para pemainnya merupakan kaum disabilitas. Tanpa canggung dan penuh percaya diri, mereka memainkan alat musik panting serta alat musik pendukung lainnya.

Para peserta membawakan dua buah lagu saat tampil. Ada lagu pilihan, ada juga lagu wajib. Untuk lagu wajibnya diantaranya Musik Panting, Paris Barantai, Guna-Guna Nikitak. Sedangkan lagu pilihan ada Manimang Bulan, Kambang Goyang, Pantun Balarangan, Karindangan, Ayun Napan, Raja Panting, sampai Taingat Kasih.

Menurut Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru Hidayaturahman, generasi muda (kaum millennial) saat ini cenderung lebih menyukai musik modern ketimbang musik tradisional.

“Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk melestarikan musik panting di kalangan kawan-kawan millennial,” ucap Hidayaturahman.

Dayat (sapaan akrab Hidayaturahman) berharap, musik panting yang merupakan musik tradisional khas Kalimantan Selatan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Jangan sampai di daerah Banjar (Kalimantan Selatan) lebih banyak musik dari luar (modern),” tukasnya.

Dilansir dari Wikipedia berbahasa Indonesia, pada awalnya musik Panting berasal dari daerah Tapin, Kalimantan Selatan. Panting merupakan alat musik yang dipetik yang berbentuk seperti gambus Arab tetapi ukurannya lebih kecil.

Pada waktu dulu musik panting hanya dimainkan secara perorangan atau secara solo. Karena semakin majunya perkembangan zaman dan musik Panting akan lebih menarik jika dimainkan dengan beberapa alat musik lainnya, maka musik panting sekarang ini dimainkan dengan alat-alat musik seperti babun, gong, dan biola dan pemainnya juga terdiri dari beberapa orang. (dm)

Share49Tweet27Send

Related Posts

Pecah! Festival Musik Bergengsi 2024, MP3 Fest Volume II Banjarbaru Powered by PLN Tanpa Kedip

Pecah! Festival Musik Bergengsi 2024, MP3 Fest Volume II Banjarbaru Powered by PLN Tanpa Kedip

by Ramadhani MTD.
11 Juni 2024

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UID Kalselteng) berhasil hadirkan listrik...

Konser Amal Untuk Ricky Hidayat di Cafe Atta Kamoe Labuhan Batu

Konser Amal Untuk Ricky Hidayat di Cafe Atta Kamoe Labuhan Batu

by Abd Halim
13 Mei 2024

REDAKSI8.COM, LABUHAN BATU - DPC Pro Jurnalismedia Siber (PJS) dan Ikatan Musisi Labuhan Batu (IMUSLAB) mengajak masyarakat membantu Ricky Hidayat...

Joyland Festival 2024 di Bali Sukses dengan Listrik PLN Tanpa Kedip

Joyland Festival 2024 di Bali Sukses dengan Listrik PLN Tanpa Kedip

by Ramadhani MTD.
8 Maret 2024

REDAKSI8.COM, NUSA DUA - PT PLN (Persero) turut menyukseskan penyelenggaraan Festival Tahunan Joyland di Nusa Dua, Bali dengan menghadirkan listrik...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In