REDAKSI8.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar bersama dengan Pemerintah kabupaten Banjar sepakat melakukan pembahasan Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.
Hal ini diungkapkan saat Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati Banjar atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Banjar di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Banjar, Martapura pada Rabu (4/12/2019).

Bupati Banjar KH Khalilurrahman mengatakan bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi muatan utama dalam revisi Perda No. 8 Tahun 2011 ini. Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banjar, pendapatan kita dari IMB pada tahun 2013, 2014 dan 2017 kita memenuhi target, sementara pada tahun 2015, 2016 dan 2018 terjadi penurunan akibat menurunnya pembangunan komersil dan adanya kebijakan pembangunan perumahan untuk masyarakay berpenghasilan rendah. Inilah alasan kami mengajukan Perubahan Ketiga atas Perda No. 8 Tahun 2011 ini.
“Walaupun ada dilakukan penyesuaian tarif, tapi kami pastikan tidak akan memberatkan masyarakat yang berpenghasilan rendah saat ingin mendirikan bangunan karena adanya instruksi presiden yang membebaskan retribusi dan pajak atas tanah dan bangunan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” jelasnya
Dengan ditetapkannya besaran tarif IMB dan disahkannya Perubahan Ketiga atas Perda No. 8 Tahun 2011 ini kata Guru Khalil diharapkan dapat meningkatkan jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun-tahun mendatang
Ketua DPRD Banjar, M. Rofiqi mengungkapkan pembahasan mengenai Perubahan Ketiga atas Perda No. 8 Tahun 2011 ini masih belum final. “Perda baru final setelah dibahas 4-5 kali dalam Rapat Paripurna, sekarang belum. Jadi masih panjang pembahasannya.
“Dalam Omnibus Law tersebut, IMB menjadi salah satu yang akan dihapuskan di seluruh Indonesia karena dianggap Presiden Jokowi menghambat investasi. Jika Perpu tersebut benar-benar diberlakukan, maka IMB benar-benar akan dihapuskan dan kita tidak boleh lagi menarik IMB. Hal ini harus jadi bahan pemikiran kita ke depan,” terangnya.



