REDAKSI8.COM, KALSEL – Dinas Pertanian dan Kerahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali memperkuat ketahanan pangan daerah dengan menggelar panen perdana komoditas pangan dan holtikultura di Bukit Merangkul, Kota Banjarbaru, Jum’at (3/10/25).
Hal tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Adapun komoditas unggulan yang dipanen bersama seperti jagung, cabai, terong, dan sayuran holtikultura.
Disana pemerintah juga mengadakan lomba panen terbanyak, serta makan cabai terbanyak.
Dengan adanya lomba tersebut, diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat, tetapi menjadi wadah edukasi dan hiburan mempererat hubungan antara pegawai dan warga.
Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, momentum panen perdana itu adalah bukti nyata keberhasilan program-program Pemerintah dalam mendorong produktivitas pertanian dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami bangga melihat semangat luar biasa dari masyarakat yang berpartisipasi aktif. Ini merupakan cerminan keberhasilan sinergi antara Pemerintah, petani dan komunitas dalam mewujudkan Kerahanan pangan yang kokoh,” ucapnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kalsel menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah, mengingat perannya yang vital dalam menompang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu dibuktikan melalui berbagai program inovatif serta pendampingan intensif, dimana Pemerintah mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pangan lokal.
“Panen ini sekaligus menjadi ajang apresiasi bagi para petani dan pelaku usaha holtikultura yang telah bekerja keras,” ujarmya.
“Kami berkomitmen terus memberikan dukungan maksimal agar potensi pertaniam di Bukit Merangkul dan seluruh Kalsel semakin berkembang dan mampu bersaing,” tambahnya.
Selain itu, dengan adanya lomba panen dan makan cabai terbanyak juga menunjukan pendekatan kreatif Pemerintah dalam mengangkat gairah pertanian, sekaligus mempererat tapi silaturahmi bersama masyarakat.
Kemudian, hadiah uang tunai yang disediakan menjadi motivasi tambahan yang memicu semangat partisipasi dan inovasi di lapangan.
“Dengan langkah progresif dan kolaboratif ini, Bukit Merangkul diharapkan menjadi contoh kawasan pertanian produktif yang mampu menginspirasi daerah lain dalam mengembangkan program pangan dan holtikultura yang lebih luas dan berkelanjutan,” tuntasnya.



