Rabu, 19 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Dinilai Bohongi Publik, Warga Bottot Minta Kades Nonaktif Diberhentikan

Dedi Pasaribu by Dedi Pasaribu
24 Januari 2026
A A
Dinilai Bohongi Publik, Warga Bottot Minta Kades Nonaktif Diberhentikan
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

LihatJuga :

Ubah Konsumtif Jadi Produktif, 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

Dinilai Aktif Kelola Kekayaan Intelektual, Kampus ULM Sabet Penghargaan Kemenkum Kalsel

Kabut Asap Akibat Karhutla Makin Pekat, Warga Banjarbaru Keluhkan Sesak Napas

Kalsel Diprakirakan Cerah hingga Berawan Sepekan, Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

REDAKSI8.COM, TAPTENG – Masyarakat Desa Bottot, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menyampaikan klarifikasi sekaligus bantahan tegas terhadap pernyataan Kepala Desa Bottot nonaktif, Dedy Azhari Silitonga, yang beredar dalam sebuah video di media sosial terkait perannya pascabencana banjir.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan masyarakat kepada media, Kamis (22/01/2026), mereka menilai keterangan yang disampaikan Kades nonaktif tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Pertama, terkait klaim pelangsiran warga ke Desa Pananggahan. Masyarakat menegaskan hal tersebut tidak benar.

“Mobil milik Kades nonaktif disebut hanya melangsir keluarga dan kerabatnya, bukan masyarakat umum. Faktanya, warga Desa Bottot menyelamatkan diri secara mandiri dengan berpindah dari rumah-rumah di wilayah rendah ke rumah yang lebih tinggi, dari hilir ke hulu desa, “ucap warga saat menyampaikan bantahan pernyataan Kades Nonaktif itu

Kedua, klaim penyaluran bantuan sembako juga dibantah. Sepengetahuan masyarakat, bantuan yang masuk ke Desa Bottot tidak berasal dari Kades nonaktif, melainkan dari berbagai pihak, yakni:
1.Bantuan putra daerah Bottot yang merantau di Kabanjahe atas nama Riyan Anda Marbun
2.Bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Tapteng yang disalurkan langsung oleh Plt Kepala Desa Bottot, Julinda Pasaribu, dan dilakukan berulang kali
3.Bantuan putra daerah Teluk Roban dari Medan
4.Bantuan dari organisasi kemasyarakatan dari Medan dan Jakarta.
5.Bantuan dari Sirandorung atau Muslimat NU
6.Bantuan dari putra DesaPanjait atas nama Sunardi Panjaitan.

Ketiga, terkait pernyataan penyaluran bantuan air bersih juga dinilai tidak benar.

Masyarakat menjelaskan bahwa Desa Bottot memiliki sumber air bersih sendiri, berupa sumur di masing-masing rumah warga, sehingga tidak ada distribusi air bersih seperti yang diklaim.

Atas dasar tersebut, masyarakat Desa Bottot meminta dengan tegas agar Kepala Desa Bottot nonaktif, Dedy Azhari Silitonga, diberhentikan secara permanen karena dinilai telah melakukan pembohongan publik melalui pernyataannya di media sosial.

“Harapan kami, Kepala Desa nonaktif diberhentikan secara permanen karena telah menyampaikan pernyataan yang tidak sesuai fakta,” tegas masyarakat Bottot dalam pernyataan sikap mereka.

Sebelumnya diberitakan, Kades Bottot nonaktif Dedy Azhari Silitonga mendatangi Kantor Inspektorat Tapteng pada Selasa (20/1/2026) untuk menyelesaikan proses pascanonaktif dari jabatannya. Ia mengaku menyerahkan bukti dan laporan selama masa pelatihan.

Meski berstatus nonaktif, Dedy menyatakan dirinya tetap berperan aktif dalam penanggulangan banjir dan longsor di Desa Bottot pada 25 November 2025 lalu, termasuk mengerahkan kendaraan pribadi, mengevakuasi warga ke lokasi aman, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Namun, klaim tersebut secara tegas dibantah oleh masyarakat Desa Bottot, yang menyatakan fakta di lapangan tidak sesuai dengan pernyataan yang disampaikan ke publik.
Share26Tweet17Send

Related Posts

Ubah Konsumtif Jadi Produktif, 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

Ubah Konsumtif Jadi Produktif, 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

by erna wati
19 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANDUNG - Dengan semangat Hari Kemerdekaan, BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) menggelar Soft...

Lomba Tujuhbelasan DKUKMTK Balangan, Semarak Kemerdekaan Dibumbui Tawa dan Kekompakan

Lomba Tujuhbelasan DKUKMTK Balangan, Semarak Kemerdekaan Dibumbui Tawa dan Kekompakan

by A. Sibawaihi
19 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BALANGAN — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa hangat dan penuh keceriaan di lingkungan...

Anggota DPR RI, Hj. Mariana Ajak Pekerja Informal di Satui Miliki Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Mulai Rp16.800 per Bulan

Anggota DPR RI, Hj. Mariana Ajak Pekerja Informal di Satui Miliki Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Mulai Rp16.800 per Bulan

by erna wati
18 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal terus diperkuat. Hal tersebut terlihat dalam...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In