REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sebanyak 359 calon jemaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 1 asal Kota Banjarmasin resmi memasuki Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Kamis (23/4/26) pagi.
Jemaah diberangkatkan dari Masjid Raya Sabilal Muhtadin sejak sebelum subuh, lalu tiba sekitar pukul 06.00 Wita untuk menjalani proses administrasi di aula penerimaan.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalimantan Selatan, Dr. H. Eddy Khairani menyampaikan, terdapat pengurangan jumlah jemaah pada kloter pertama.
“Hari ini kita menyambut jemaah kloter 1 asal Banjarmasin. Dari total awal, ada satu orang jamaah lansia yang meninggal dunia sebelum keberangkatan. Kami berharap dalam masa embarkasi ini, kekurangan satu posisi tersebut dapat segera terisi untuk melengkapi kuota yang kosong,” ujarnya.
Setibanya di Asrama Haji, jemaah langsung menerima berbagai dokumen penting dan hak seperti Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA), paspor, gelang identitas, termasuk uang saku untuk kebutuhan selama di Tanah Suci.
“Pada kedatangan ini jemaah akan diberikan yang pertama adalah berkenaan dengan SPMA, kemudian living cost atau uang agar mereka belanja selama di Mekkah dan Madinah,” jelasnya.
Adapun salah satu perubahan penting di tahun ini adalah kebijakan Kartu Nusuk (kartu identitas resmi haji) yang kini dilakukan lebih awal di Embarkasi Banjarmasin, lengkap dengan proses aktivasi.
“Kartu Nusuk langsung diserahkan dan diaktivasi di sini. Kartu ini sangat krusial sebagai akses masuk ke Madinah dan syarat utama mengikuti fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Dengan aktivasi lebih awal, kita pastikan jemaah tidak akan terkendala saat tiba di Arab Saudi nanti,” tegasnya.
Selain itu, pihak embarkasi juga memberikan layanan khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas melalui jalur cepat.
Sehingga tidak perlu mengikuti antrean panjang di aula utama, melainkan langsung di arahkan ke Aula Marwah untuk pemeriksaan kesehatan.
“Segala urusan administrasi dan dokumen bagi lansia akan diantar langsung ke kamar masing-masing. Kami ingin memastikan mereka dapat beristirahat lebih cepat tanpa harus mengikuti proses seremonial yang melelahkan,” ucapnya.
Setelah seluruh proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, serta bagasi selesai, dan jemaah dapat beristirahat sebelum keberangkatan.
“Sesuai jadwal, Kloter 1 yang terdiri dari 355 jemaah dan 4 petugas akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Jumat (24/4/26) dini hari pukul 00.05 Wita,” tutupnya.



