Selasa, 7 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Cegah Penyakit Tular Vektor dan Zoonotic

Az-Zukhairy by Az-Zukhairy
17 Juli 2019
A A
Cegah Penyakit Tular Vektor dan Zoonotic
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Pemerintah Kabupaten Banjar menginginkan wilayahnya dapat tercegah dari penyakit tular vektor dan zoonotic dari serangan binatang pembawa penyakit menular.

Hal tersebut disampaikan Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana yang mewakili Bupati Banjar, H Khalilurrahman pada acara kegiatan Pembinaan Kader Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (P2PTVZ) Terpadu Kabupaten Banjar, di Aula Baiman Bappeda-Litbang Martapura, Rabu (17/7/2019) pagi.

Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan pelaksanaan pembinaan kader Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik terpadu, yang di fasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Penyakit tular vektor dan zoonotik merupakan penyakit menular melalui binatang, penyakit tersebut hingga kini menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kesakitan dan kematian yang cukup tinggi serta berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) serta memberikan dampak kerugian ekonomi masyarakat,” Ujar Pj Sekda Banjar Nyoman

LihatJuga :

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, Bupati Banjar Resmikan Empat Puskesmas Baru dan Revitalisasi

INACRAFT 2026 Meriah, Stan Dekranasda Kabupaten Banjar Curi Perhatian Pengunjung

Kaleidoskop 2025 Kabupaten Banjar: Tahun Percepatan Inovasi, Penguatan Layanan Publik dan Lompatan Pembangunan

Bupati Kabupaten Banjar Lantik H Yudi Andrea sebagai Sekda, Tegaskan Penguatan Koordinasi dan Kinerja Pemerintahan

Saat ini sekitar 70 persen dari penyakit infeksi emerging adalah penyakit tular vektor dan zoonotik dan sangat berpotensi untuk menjadi wabah, bahkan cenderung menyebar luas ke berbagai wilayah hingga ke desa-desa.

Kabupaten Banjar salah satu terdapat penyakit tular vektor dan zoonotik penyakit demam berdarah (DBD), untuk itu agar seluruh masyarakat Kabupaten Banjar selalu berhati-hati dengan penyakit DBD yang mulai menyerang warga. “Untuk mencegah, masyarakat harus lebih aktif dengan berpola hidup bersih dan sehat dengan menerapkan 3M yakni menutup, menguras, dan mengubur benda yang sudah tidak digunakan lagi,”

Untuk meningkatkan pengetahuan kader besar harapan dari pemerintah Kabupaten Banjar agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan diterapkan di Masyarakat dengan mensosialisasikan dan bekerjasama camat, kepala desa, rt, rw, supaya berbagai penyakit betul-betul bisa dicegah.

Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Suwito mengatakan, dalam rangka pencegahan penyakit tular vektor sangat membutuhkan peran serta masyarakat, karena penyakit tular vektor ini faktor lingkungan adanya faktor binatang pembawa penyakit paling menentukan. Kalau tidak ada penyakit pada binatang maka tidak ada penyakit menular pada manusia.

Pengendalian vektor ini sangat penting melakukan pencegahan melalui peran serta masyarakat, vektor itu penyebarannya ada di semua tempat di rumah, di lingkungan, di tempat umum. ”Kalo hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan saja sangat sulit tidak mungkin tenaga kesehatan mengelola lingkungan setiap hari, sehingga peran masyarakat punya strategis dalam rangka pengendalian vektor pengendalian nyamuk binatang pembawa penyakit maka akan dapat mengurangi penyakit tersebut,” ucapnya

Beberapa daerah tertentu gigitan anjing masih banyak jadi penyakit rabies bekas gigitan anjing, kemudian leptospirosis yang disebabkan melalui kencing tikus. Untuk di wilayah Kabupaten Banjar laporannya tidak terlalu banyak kasus gigitan anjing yang banyak laporan penyakit tular vektor berdarah yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti.

“Untuk nyamuk Aedes itu bisa demam berdarah, demam Chikungunya, zika dan yellow fever. Paling banyak demam berdarah serta chikungunya, lalu nyamuk anopheles menularkan malaria sedangkan penyakit filaria kaki gajah bisa ditularkan nyamuk Aedes, anopheles dan nyamuk-nyamuk lain yang menghisap manusia,” jelasnya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah menjelaskan sudah melakukan beberapa kali kegiatan pembinaan, jadi bukan yang pertama yang namanya pembinaan itu bukan cuman sekali tapi berkelanjutan.

Mudahan-mudahan dengan tambahan kegiatan ini kemudian kader lebih mengetahui lagi. Yang penting para kader dengan permasalahan kesehatan ini titik pokoknya 70 persen di luar kesehatan, 30 persennya baru di kesehatan. Jika 70 persen itu jalan artinya 30 persen itu tinggal kuratif dan rehabilitatif,” ungkap Ikhwansyah

Untuk kader di Kabupaten Banjar jumlahnya hampir di atas 3.000 ada kader pkk, kader posyandu, kader ptm dan lain sebagainya. Semua itu sudah dilakukan tinggal bagaimana menyampaikan dengan masyarakat, untuk teman-teman di lapangan terutama di desa dengan penyampaian yang sederhana kepada masyarakat.

“Kader yang dilatih sebanyak 26 orang dari kecamatan Martapura, kalo petugas kesehatan semua puskesmas untuk hal ini fokus di mana kasus yang tertinggi Martapura Kota, dengan harapan bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat hasil akhirnya usia harapan hidup masyarakat bisa meningkat,” pungkasnya.

Share41Tweet26Send

Related Posts

Dinkes Kalsel Tekankan Tindak Lanjut Audit untuk Tekan Kematian Ibu dan Bayi

Dinkes Kalsel Tekankan Tindak Lanjut Audit untuk Tekan Kematian Ibu dan Bayi

by Irma Dahliana
7 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota tidak berhenti pada proses...

MoU dengan RSCM, RSDI Banjarbaru Perkuat Layanan, SDM, dan Tata Kelola

MoU dengan RSCM, RSDI Banjarbaru Perkuat Layanan, SDM, dan Tata Kelola

by Irma Dahliana
3 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru resmi menjalin kerja sama dengan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta melalui Memorandum...

Wali Kota Banjarbaru Tegaskan RSD Idaman Harus Layani Pasien Tanpa Pandang Status Sosial

Wali Kota Banjarbaru Tegaskan RSD Idaman Harus Layani Pasien Tanpa Pandang Status Sosial

by Ramadhani MTD.
26 Juni 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Sorotan tajam diarahkan pada kesetaraan akses kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru. Wali Kota...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In