REDAKSI8.COM, TANJUNG – Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, mendorong Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tabalong untuk terus menyajikan informasi yang akurat, jelas, dan berimbang guna meningkatkan literasi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.
Itu disampaikan H Muhammad Noor Rifani saat menghadiri pelantikan pengurus PWI Kabupaten Tabalong periode 2026–2029 di Pendopo Bersinar, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, peran pers sangat penting dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai program, kebijakan, dan kegiatan pemerintah daerah.
“Dengan ini akan memberikan jawaban dan kejelasan kepada masyarakat terkait program dan kegiatan. Dengan demikian, literasi masyarakat akan lengkap informasinya,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa H Fani itu juga menegaskan bahwa hubungan kemitraan antara PWI dan Pemerintah Kabupaten Tabalong selama ini terjalin dengan baik.
Hal tersebut tercermin melalui kebersamaan, kolaborasi, serta sikap saling menghargai tugas dan fungsi masing-masing.
Ia menilai, wartawan merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjalankan pembangunan, termasuk melalui kritik dan masukan yang konstruktif sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Bagi kami, wartawan itu mitra, bukan lawan. Kritik yang membangun bisa menjadi inspirasi bagi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Tabalong juga menyiapkan aplikasi Halo Tabalong untuk menampung informasi, aspirasi, serta keluhan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.
Melalui aplikasi tersebut, laporan masyarakat akan diteruskan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait untuk mendapatkan penjelasan dan tindak lanjut.
H Fani menyebutkan, pemerintah daerah menargetkan setiap laporan dapat memperoleh penjelasan dalam waktu lima hari.
Ia juga menegaskan akan menerapkan sanksi berupa pemotongan tunjangan bagi SKPD yang tidak memberikan penjelasan sesuai ketentuan yang ditetapkan.
“Dalam waktu lima hari harus diberikan penjelasan. Ini target kami. Kalau sudah diluncurkan, hal ini akan dilakukan. Jika SKPD tidak memberikan penjelasan, sanksinya akan dipotong tunjangannya,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabalong turut menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang tergabung dalam PWI Tabalong atas kontribusi mereka dalam menyebarluaskan informasi pembangunan dan berbagai program pemerintah kepada masyarakat.
Menurutnya, peran media menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan sekaligus mewujudkan visi dan program Tabalong Smart.
“Kawan-kawan di PWI dan wartawan banyak sekali membantu dan berkontribusi dalam mewujudkan Program Tabalong Smart ini,” tutupnya.








