REDAKSI8.COM, TANJUNG – Pelanggan rumah tangga pra bayar dan pasca bayar di bawah 2.000 VA akan menerima pemotongan tarif listrik senilai 50 persen.
Menanggapi ini Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan program pemotongan tarif listrik tersebut sebagai keringanan beban dan memaksimalkan penggunaan daya listrik untuk hal-hal yang lebih positif.
“Dari diskon itu, setidaknya ada anggaran keuangan rumah tangga yang disisihkan untuk memenuhi kebutuhkan lain yang juga menjadi kebutuhan,” katanya.
H Fani selaku Kepala Daerah Kabupaten Tabalong, mengaku menyambut baik atas kebijakan pemptongan traif listrik oleh PT PLN itu.
Rencananya diskon atau pemotongan tarif listrik itu akan diberlakukan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai awal Januari hingga Februari 2025.
Sementara, Manager PLN ULP Tanjung, Rizal Bima Bayuaji, menjelaskan, khusus untuk pelanggan rumah tangga pascabayar yang mendapat diskon listrik tersebut akan dimulai pada Febuari 2025 mendatang.
“Ini sudah berlaku bagi pelanggan-pelanggan rumah tangga prabayar dengan daya 2.200 VA ke bawah,” terangnya pada Senin (06/01/2025).
Ia mengatakan, jadi untuk pascabayar di Febuari karena pemakaian listrik di bulan Januari yang akan dihitung.
Potongan tarif pembelian masyarakat tidak bisa memborong karena ada diskon, namun tetap harus menyesuaikan penggunaan listriknya.
“Makanya kembali lagi untuk disesuaikan dari pemakaian masing-masing pelanggan. Jadi kami sarankan pembelian seperlunya,” kata Rizal.
Ditambahkannya, sebanyak 74.749 pelanggan listrik prabayar dan pascabayar di Tabalong yang menerima manfaat diskon tarif listrik tersebut.
“Untuk di Tabalong yang menerima diskon ini mencapai 87 persen dari total 84 ribu pelanggan listrik secara keseluruhan,” tambahnya.



