REDAKSI8.COM, BALANGAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan dalam memperkuat pendidikan keagamaan kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada ratusan santri. Sebanyak 378 santri Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Halong menerima bantuan pendidikan yang diserahkan langsung oleh Bupati Balangan H. Abdul Hadi di lingkungan pondok pesantren, Jumat (7/8/2026).
Program bantuan tersebut diperuntukkan bagi santri tahun ajaran 2025/2026 yang telah terdata sebagai penerima. Sementara itu, santri baru belum termasuk dalam daftar penerima tahun ini dan direncanakan akan memperoleh bantuan pada tahun berikutnya setelah melalui proses pendataan.

Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Balangan dalam mendukung keberlangsungan pendidikan berbasis pesantren. Selain membantu meningkatkan akses pendidikan keagamaan, program tersebut juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi para orang tua yang menyekolahkan anaknya di pondok pesantren.
Suasana penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan. Para santri, pengasuh pondok, hingga wali santri tampak antusias menyambut program yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi keberlangsungan pendidikan para santri.
Salah seorang dewan pengajar Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Halong, Ustaz Zainurrahmi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Balangan terhadap dunia pendidikan Islam.
Menurutnya, bantuan pendidikan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan pemerintah terhadap eksistensi pesantren sebagai lembaga yang berperan mencetak generasi berakhlak mulia.
“Kalau menurut pandangan ulun, program ini sangat bagus karena memiliki banyak nilai positif. Pertama, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan agama, khususnya kepada para santri asal Balangan. Kedua, bantuan ini sangat membantu meringankan beban orang tua dalam membiayai anak-anak mereka yang belajar di pondok pesantren. Ketiga, program ini juga dapat menjadi motivasi bagi masyarakat agar semakin banyak yang menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan agama,” ujarnya.
Ia menilai, perhatian pemerintah terhadap pesantren merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan pemahaman agama yang kuat.
Meski demikian, ia berharap pelaksanaan program tersebut terus disempurnakan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah proses pendataan penerima bantuan, khususnya bagi santri baru yang belum masuk dalam daftar penerima tahun ini.
“Harapan kami, pendataannya benar-benar dilakukan dengan baik supaya bantuan bisa diterima secara merata, terutama bagi santri baru yang mungkin belum terdata,” katanya.
Selain penyempurnaan pendataan, Ustaz Zainurrahmi juga berharap Pemerintah Kabupaten Balangan dapat terus meningkatkan dukungan terhadap pondok pesantren, baik melalui bantuan pendidikan maupun program-program lain yang dapat menunjang operasional dan pengembangan lembaga pendidikan Islam.
Menurutnya, semakin besar perhatian pemerintah terhadap pesantren, maka semakin besar pula peluang lahirnya generasi muda Balangan yang berilmu, berakhlak, dan memiliki daya saing di masa depan.
Program bantuan pendidikan santri ini pun menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya difokuskan pada sektor infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga menyentuh penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan keagamaan. Dengan keberlanjutan program tersebut, diharapkan semakin banyak keluarga yang terbantu, akses pendidikan pesantren semakin terbuka, serta lahir generasi penerus yang mampu menjadi aset pembangunan Kabupaten Balangan di masa mendatang.



