REDAKSI8.COM, JAKARTA – Dukungan Pemerintah Kabupaten Balangan terhadap pengembangan kerajinan dan ekonomi kreatif daerah kembali ditunjukkan dalam ajang Kriyanusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, mengunjungi stan Dekranasda Balangan pada Senin (28/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan langsung pemerintah daerah terhadap para perajin dan pelaku UMKM yang membawa produk unggulan Bumi Sanggam ke panggung nasional.
Kehadiran Bupati dan Ketua Dekranasda tidak sekadar menjadi kunjungan seremonial. Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemkab Balangan untuk memperluas promosi produk lokal, meningkatkan daya saing perajin, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah.
H. Abdul Hadi mengapresiasi keikutsertaan Dekranasda Balangan dalam Kriyanusa 2026. Menurutnya, pameran berskala nasional seperti ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi kerajinan Balangan kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Ia berharap produk-produk kerajinan khas Balangan tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi mampu berkembang dan menembus pasar nasional.
Menurutnya, keikutsertaan dalam pameran nasional dapat menjadi salah satu pintu bagi para perajin untuk memperkenalkan karya mereka kepada calon konsumen, pelaku usaha, maupun jaringan pasar yang lebih luas.
“Pameran seperti Kriyanusa menjadi momentum untuk memperkenalkan produk kerajinan Balangan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas,” demikian semangat yang disampaikan dalam kunjungan tersebut.
Abdul Hadi juga mendorong para pelaku UMKM dan perajin agar tidak berhenti melakukan inovasi. Peningkatan kualitas produk, kreativitas desain, hingga kemasan dinilai menjadi bagian penting untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin luas.
Pemkab Balangan berkomitmen memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM agar produk mereka semakin dikenal. Pemerintah daerah juga mendorong agar pengembangan produk tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi turut memperhatikan selera pasar dan kebutuhan konsumen.
Bagi Abdul Hadi, semakin kuat kualitas dan identitas produk lokal, semakin besar pula peluang kerajinan Balangan memiliki nilai tambah secara ekonomi.
Karena itu, para pelaku usaha didorong untuk terus mengembangkan kreativitas, memperbaiki kualitas, serta memanfaatkan berbagai saluran pemasaran, termasuk platform digital.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan omzet dan kesejahteraan para perajin serta pelaku UMKM di Kabupaten Balangan.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, menyampaikan bahwa Kriyanusa 2026 memberikan peluang besar bagi para perajin daerah untuk memperluas jaringan.
Tidak hanya menjadi tempat memamerkan produk, ajang tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk melihat perkembangan tren kerajinan, membangun relasi usaha, sekaligus mempelajari kebutuhan pasar.
Ia menegaskan Dekranasda Balangan akan terus melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha secara berkelanjutan.
Pembinaan tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, pengembangan desain, perbaikan kemasan hingga penguatan strategi pemasaran digital.
Upaya itu diharapkan membuat produk kerajinan Balangan semakin menarik dan memiliki nilai jual lebih tinggi ketika dipasarkan di luar daerah.
“Kami ingin para perajin Balangan terus berkembang. Bukan hanya mampu menghasilkan produk yang bagus, tetapi juga memiliki kemasan yang menarik dan mampu memasarkannya secara lebih luas,” menjadi salah satu fokus pembinaan Dekranasda Balangan.
Kunjungan Bupati Abdul Hadi dan Ketua Dekranasda Sri Huriyati Hadi ke stan Balangan pun menjadi suntikan motivasi bagi para perajin yang mengikuti Kriyanusa 2026.
Pemkab Balangan memastikan dukungan terhadap sektor kerajinan dan UMKM akan terus diperkuat. Dengan promosi yang semakin luas, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan pemasaran digital, karya para perajin Bumi Sanggam diharapkan semakin dikenal dan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar nasional.
Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, mengunjungi stan Dekranasda Balangan pada Senin (28/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan langsung pemerintah daerah terhadap para perajin dan pelaku UMKM yang membawa produk unggulan Bumi Sanggam ke panggung nasional.
Kehadiran Bupati dan Ketua Dekranasda tidak sekadar menjadi kunjungan seremonial. Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemkab Balangan untuk memperluas promosi produk lokal, meningkatkan daya saing perajin, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah.
H. Abdul Hadi mengapresiasi keikutsertaan Dekranasda Balangan dalam Kriyanusa 2026. Menurutnya, pameran berskala nasional seperti ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi kerajinan Balangan kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Ia berharap produk-produk kerajinan khas Balangan tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi mampu berkembang dan menembus pasar nasional.
Menurutnya, keikutsertaan dalam pameran nasional dapat menjadi salah satu pintu bagi para perajin untuk memperkenalkan karya mereka kepada calon konsumen, pelaku usaha, maupun jaringan pasar yang lebih luas.
“Pameran seperti Kriyanusa menjadi momentum untuk memperkenalkan produk kerajinan Balangan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas,” demikian semangat yang disampaikan dalam kunjungan tersebut.
Abdul Hadi juga mendorong para pelaku UMKM dan perajin agar tidak berhenti melakukan inovasi. Peningkatan kualitas produk, kreativitas desain, hingga kemasan dinilai menjadi bagian penting untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin luas.
Pemkab Balangan berkomitmen memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM agar produk mereka semakin dikenal. Pemerintah daerah juga mendorong agar pengembangan produk tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi turut memperhatikan selera pasar dan kebutuhan konsumen.
Bagi Abdul Hadi, semakin kuat kualitas dan identitas produk lokal, semakin besar pula peluang kerajinan Balangan memiliki nilai tambah secara ekonomi.
Karena itu, para pelaku usaha didorong untuk terus mengembangkan kreativitas, memperbaiki kualitas, serta memanfaatkan berbagai saluran pemasaran, termasuk platform digital.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan omzet dan kesejahteraan para perajin serta pelaku UMKM di Kabupaten Balangan.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, menyampaikan bahwa Kriyanusa 2026 memberikan peluang besar bagi para perajin daerah untuk memperluas jaringan.
Tidak hanya menjadi tempat memamerkan produk, ajang tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk melihat perkembangan tren kerajinan, membangun relasi usaha, sekaligus mempelajari kebutuhan pasar.
Ia menegaskan Dekranasda Balangan akan terus melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha secara berkelanjutan.
Pembinaan tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, pengembangan desain, perbaikan kemasan hingga penguatan strategi pemasaran digital.
Upaya itu diharapkan membuat produk kerajinan Balangan semakin menarik dan memiliki nilai jual lebih tinggi ketika dipasarkan di luar daerah.
“Kami ingin para perajin Balangan terus berkembang. Bukan hanya mampu menghasilkan produk yang bagus, tetapi juga memiliki kemasan yang menarik dan mampu memasarkannya secara lebih luas,” menjadi salah satu fokus pembinaan Dekranasda Balangan.
Kunjungan Bupati Abdul Hadi dan Ketua Dekranasda Sri Huriyati Hadi ke stan Balangan pun menjadi suntikan motivasi bagi para perajin yang mengikuti Kriyanusa 2026.
Pemkab Balangan memastikan dukungan terhadap sektor kerajinan dan UMKM akan terus diperkuat. Dengan promosi yang semakin luas, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan pemasaran digital, karya para perajin Bumi Sanggam diharapkan semakin dikenal dan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar nasional.

