REDAKSI8.COM, BANJAR – Pengelolaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar terus diarahkan agar semakin tertib, akurat, transparan, dan berbasis digital.

Upaya tersebut dilakukan Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Banjar melalui kegiatan Penginputan Template TPP ke Sistem Aplikasi BAHITUNG (Banjar Hitung TPP dan IWP) yang digelar di Aula Permata BPKPAD, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan ini dibuka Kepala BPKPAD Kabupaten Banjar, Nasrullah Shadiq, dan diikuti para pengelola keuangan serta operator dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Kehadiran aplikasi BAHITUNG menjadi bagian dari langkah BPKPAD dalam memperkuat sistem pengelolaan TPP sekaligus mendorong transformasi digital dalam administrasi keuangan daerah.

Nasrullah Shadiq menjelaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi, tetapi juga memastikan setiap operator memahami mekanisme penginputan data TPP dengan benar.

Menurutnya, pemahaman teknis sangat diperlukan agar proses administrasi kepegawaian hingga pembayaran TPP dapat berjalan lebih efektif, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui aplikasi ini, proses penginputan, verifikasi, hingga pelaporan data TPP diharapkan menjadi lebih terintegrasi dan meminimalkan potensi kesalahan administrasi,” ujarnya.

Nasrullah menegaskan, penerapan sistem baru tersebut bukan hanya sebatas mengganti aplikasi yang digunakan sebelumnya.

Lebih dari itu, BAHITUNG diharapkan menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah melalui sistem yang lebih terintegrasi dan terukur.

“Sistem aplikasi baru ini dirancang untuk mempercepat proses administrasi, meningkatkan validitas data, serta mendukung pengelolaan TPP yang lebih tertib dan terukur,” katanya.

Karena itu, ia meminta seluruh operator perangkat daerah dapat memahami setiap tahapan dan prosedur yang telah ditetapkan.

Pemahaman tersebut dinilai penting agar penerapan aplikasi BAHITUNG dapat berjalan optimal dan tidak menimbulkan kendala dalam proses pengelolaan maupun pembayaran TPP.

Melalui kegiatan tersebut, BPKPAD Banjar berharap seluruh pengelola keuangan dan operator perangkat daerah semakin siap menggunakan sistem BAHITUNG.

Dengan sistem yang terintegrasi, proses pengelolaan TPP diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat dan tertib, sekaligus memudahkan proses verifikasi serta pelaporan.

Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang semakin transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penggunaan teknologi digital pun diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi perangkat daerah dalam mengelola data TPP, sehingga administrasi yang berkaitan dengan hak pegawai dapat diproses secara lebih terukur dan tepat waktu.

Dengan demikian, aplikasi BAHITUNG tidak hanya menjadi alat bantu administrasi, tetapi juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya pengelolaan TPP yang lebih efektif dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.