REDAKSI8.COM – Banyak hal yang disampaikan oleh Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah, saat memimpin langsung apel satgas karhutla di Posko Dalkarhutla Jalan Trikora, tepatnya di depan Komplek Wengga ‘Kuda’ Guntung Manggis, Selasa (4/9/18).
Said Abdullah menyampaikan, sangat mengapresiasi dengan berdirinya posko ini. Karena menurutnya, hal ini merupakan bentuk sikap Pemerintah Kota Banjarbaru menanggapi bencana (kebakaran hutan dan lahan) yang cukup sering terjadi di Kota Banjarbaru.

Ia menambahkan, hal ini juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa petugas gabungan dari BPBD Kota Banjarbaru, TNI, Polri dan Damkar, sudah berada dan siap di lapangan untuk menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan.
”Berbeda ketika kita berada di kantor, kita akan terjebak dengan pekerjaan. Kalau kita sudah berada di lapangan, maka kita sudah siap menyambut ketika ada terjadi bencana,” ujarnya kepada Jurnalis Redaksi8.com seusai apel.
Lebih jauh, Said juga mengapresiasi kinerja petugas gabungan yang sudah beberapa kali memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Banjarbaru.
”Saat ini agak tenang karena hujan turun beberapa hari ini, sebelumnya hampir setiap hari mereka berada di lapangan,” sambungnya.

Kemudian ia menyampaikan, di musim kemarau seperti saat ini dan ketika petugas berupaya memadamkan api, petugas gabungan di lapangan terkendala dengan kurangnya air. Sumur-sumur bor yang dipersiapkan sebelumnya kata Said, hanya 30 persen saja yang berfungsi.
”Ke depannya kita akan evaluasi bagaimana cara yang pas menanggulangi kebakaran hutan dan lahan ini. Tapi setidaknya pihak Pemko Banjarbaru sudah siap dengan adanya posko ini. Karena dalam waktu singkat akan kita kejar dimana titik api itu,” bebernya.
Tidak lupa ia berpesan kepada tim agar tetap solid, profesional dan terkoordinir dalam bekerja, tidak bekerja masing-masing.
”Yang paling penting yaitu perbaikan niat, supaya ini betul-betul niatnya adalah ibadah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Banjarbaru, bukan untuk hebat-hebatan, betul-betul murni untuk menolong masyarakat Kota Banjarbaru,” tuturnya mengakhiri wawancara.



