REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) menegaskan komitmennya dalam mengembangkan produk-produk unggulan daerah agar tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan pemaparan hasil kajian pengembangan produk unggulan daerah yang digelar baru-baru ini. Kepala Bappedalitbang Banjar menyampaikan bahwa strategi yang telah disusun tidak akan berjalan efektif tanpa adanya sinergi dari berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat.
“Kami ingin produk unggulan Banjar tidak hanya dikenal di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Untuk itu diperlukan sinergi multipihak agar strategi yang dirumuskan benar-benar implementatif,” ujarnya, Selasa (23/9/2025) pagi di Aula Baiman.
Bappedalitbang menargetkan hasil akhir kajian tersebut dapat menjadi rujukan penting dalam penyusunan program lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan adanya rujukan akademis ini, pemerintah daerah memiliki dasar yang kuat untuk mengarahkan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih fokus dan terukur.
Selain itu, hasil kajian juga diharapkan dapat menjadi pedoman promosi investasi, terutama untuk menarik minat investor yang ingin mengembangkan potensi ekonomi di Kabupaten Banjar. Melalui langkah ini, Pemkab Banjar berupaya memastikan produk unggulan daerah tidak hanya berhenti pada tataran identitas lokal, tetapi juga memiliki daya saing global.
Lebih jauh, Bappedalitbang menegaskan bahwa pengembangan produk unggulan juga erat kaitannya dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keberadaan UMKM dinilai sebagai ujung tombak perekonomian masyarakat, sehingga kebijakan yang lahir dari hasil kajian ini nantinya akan diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, kualitas produk, serta perluasan pasar.
Dengan demikian, produk unggulan daerah bukan hanya menjadi simbol identitas ekonomi Kabupaten Banjar, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah berharap melalui kajian ini, setiap potensi lokal di Kabupaten Banjar dapat dikelola lebih sistematis, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kerajinan khas daerah. Semua ini akan menjadi fondasi dalam menciptakan ekonomi yang berkelanjutan dan mandiri.
Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya menambah nilai tambah produk lokal, tetapi juga memperluas jejaring perdagangan Banjar di pasar yang lebih luas.
Pada akhirnya, pengembangan produk unggulan daerah akan menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dari tingkat desa hingga kota.
Waspadai Dampak Kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Banjar Pantau Keramba Jala Apung di Mali-Mali dan Sungai Arfat
REDAKSI8.COM, BANJAR - Memasuki musim kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas budidaya ikan...



