REDAKASI8.COM, BANJARBARU – Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin bersiap membuka lembaran baru dalam sejarah penerbangan Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama maskapai AirAsia.
Rute internasional perdana Kuala Lumpur–Banjarmasin yang segera beroperasi menjadi langkah strategis memperkuat konektivitas global daerah tersebut.
General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana memastikan, kesiapan bandara sudah mendekati tahap akhir.
Berbagai aspek utama hingga dukungan teknis juga telah disiapkan dengan matang.
“Saat ini saya bilang sudah di atas 80 persen, dimana kami sudah menyiapkan infrastruktur, proses dan sumber daya sudah kami persiapkan,” ujarnya usai coffee morning di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Kamis (16/10/25).
Menurut Millyas, seluruh fasilitas pendukung untuk layanan internasional mulai dari area keberangkatan hingga kedatangan telah disesuaikan dengan standar global.
Tidak hanya itu, kesiapan layanan Custom, Immigration, Quarantine (CIQ) juga telah melewati tahap koordinasi intensif bersama instansi terkait.
“Koordinasi kami dengan CIQ, custom, immigration, quarantine sudah kami lakukan secara intensif itu juga sudah siap,” imbuhnya.
Ia menyebutkan, sebanyak 66 personel dikerahkan untuk mendukung operasional penerbangan internasional ini.
Diantaranya terdiri dari 35 pegawai bandara, 17 petugas Bea Cukai, 10 petugas Imigrasi, 8 petugas Karantina Kesehatan, serta 6 petugas Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
“Secara keseluruhan, kami antusias dan siap menyambut penerbangan perdana internasional di Bandara Internasional Syamsudin Noor,” tuturnya.

Lebih lanjut, Millyas menuturkan pihaknya juga telah menjalin koordinasi dengan unsur Forkopimda Kalimantan Selatan.
Penerbangan perdana itu diharapkan dapat dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel, Muhidin, bahkan direncanakan ikut dalam penerbangan menuju Kuala Lumpur.
“Kalau tidak ada perubahan, rencananya pak Gubernur sendiri ikut terbang ke Kuala Lumpur,” katanya.
Selain itu, penerbangan perdana dari Kuala Lumpur ke Banjarmasin juga akan membawa sejumlah tamu kehormatan, salah satunya adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, bersama beberapa pejabat dari negeri jiran.
“Nanti ada exchange pejabat, kedatangan dari Malaysia juga ada beberapa pejabat,” tutupnya.
Dengan kesiapan yang hampir sempurna, Bandara Syamsudin Noor tak hanya membuka jalur udara internasional, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan investasi di Kalimantan Selatan.



