Bahu-membahu bersama masyarakat pedesaan memperbaiki hingga membangun infrastruktur sarana dan prasarana baru, merupakan giat rutinan oleh aparat kebanggaan tanah air. Giat itu dikenal dengan sebutan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Dari sejak pertama dilaksanakan, sampai di tahun 2024 ini, TMMD sudah menjajaki kali ke 120. Setiap sudut wilayah kabupaten acap kali jadi sasaran program Tentara Republik Indonesia tersebut.

Seperti yang terjadi di Desa Karang Rejo yang berada di wilayah Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Ingin tahu apa saja yang dilakukan oleh TNI dalam hal ini Kodim 1022/Tanah Bumbu di Desa Karang Rejo, berikut Redaksi8.com menurunkannya.
REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Sejak 8 Mei hingga 7 Juni 2024, desa Karang Rejo menjadi pusat kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 yang diselenggarakan oleh Kodim 1022/Tanah Bumbu.
Selama 31 hari, Satgas TMMD bekerja tanpa henti membangun dan memperbaiki infrastruktur penting. Diantaranya pembukaan jalan baru sepanjang 5,4 km, yang menghubungkan Kecamatan Karang Bintang dan Batulicin, peningkatan kualitas jalan, pemasangan gorong-gorong dan pembuatan tanggul.
Kemudian renovasi sejumlah bangunan di desa setempat yang terdiri dari pos keamanan lingkungan (Pos Kamling), tempat ibadah, rumah tidak layak huni, fasilitas MCK serta pembuatan sumur bor di tiga titik strategis.
Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Boni Berdian dalam pernyataannya menekankan pentingnya jalan baru itu untuk pembangunan perekonomian di desa Karang Rejo. Sebab, mata pencaharian masyarakatnya setempat kebanyakan bekerja di wilayah pertanian dan perkebunan.
Tidak heran jika masyarakat disana begitu memerlukan akses jalan yang nyaman.
“Jalan baru ini memudahkan masyarakat Desa Karang Rejo untuk mengembangkan perekonomian mereka melalui hasil perkebunan,” katanya.
Selain pembangunan jalan, renovasi Pos Kamling baginya jadi hal penting untuk meningkatkan keamanan desa.
“Pos Kamling yang diperbaiki ini akan digunakan warga desa untuk berjaga malam, meningkatkan keamanan wilayah,” tambah Dandim.
Selain jalan, kepedulian Satgas TMMD terhadap kelayakan tempat tinggal masyarakat tak luput dari perhatian mereka. Pihaknya sudah merehabilitasi dua rumah milik warga lanjut usia milik Darminto dan Nartim.
Dandim mengharapkan tujuan TMMD dapat menciptakan kondisi juang TNI dan Kemanunggalan Rakyat.
“Kami berharap rehabilitasi rumah ini mampu mewujudkan tujuan TMMD dan tugas pembinaan teritorial, menciptakan kondisi juang yang tangguh dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim.
Pun, sarana MCK umum dibangun oleh satgas TMMD 1022/Tanbu. Bekerja sama dengan warga dan pemerintah setempat, pembangunan MCK dibangun dalam rangka untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Hingga pembangunan gapura di pintu masuk desa menjadi simbol ikonik TMMD ke-120, yang diharapkan dapat dikenang oleh generasi mendatang.
Selain infrastruktur, TMMD juga menyelenggarakan penyuluhan bela negara, ketahanan nasional, kesehatan, pertanian, peternakan, dan bahaya narkoba. Sosialisasi Wawasan Kebangsaan diberikan kepada siswa SMPN 2 Karang Bintang untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Setelah itu menanam 200 bibit pohon di lahan seluas 25 hektar sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Jenis pohon yang ditanam meliputi mahoni, pete, jengkol, mangga dan sengon.
“Program penghijauan ini mendukung inisiatif pemerintah daerah dan meningkatkan kualitas lingkungan desa,” kata Dandim.
TMMD ke-120 pun memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat. Kegiatan bakti sosial dan sosialisasi tentang bahaya narkoba, radikalisme, dan pentingnya kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dari program itu.
Satgas TMMD berinteraksi langsung dengan warga, memberikan edukasi dan membangun kesadaran akan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Melalui sejumlah proyek pembangunan dan program sosialisasi yang telah dilakukan, Desa Karang Rejo kini memiliki infrastruktur yang lebih baik dan masyarakat yang lebih berdaya.
“Apa yang sudah dikerjakan oleh Satgas TMMD dapat bermanfaat untuk masyarakat, serta apa yang sudah dikerjakan agar dipelihara agar masa pakainya bisa lebih lama,” ujar Dandim.
Pada upacara penutupan TMMD, Desa Karang Rejo kedatangan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat yang menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI MaruliSimanjuntak.
Jenderal Maruli menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat, tas sekolah kepada siswa disabilitas, dan kunci rumah hasil rehabilitasi.
Disana Jendral Maruli meninjau stan UMKM dan meresmikan Titik TNI Manunggal Air Bersih. Upacara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo dan Bupati Tanah Bumbu.



